JAWA TENGAH — Foto-foto prototipe Hyundai i20 generasi terbaru yang beredar di Eropa pekan lalu menunjukkan perubahan desain yang cukup signifikan pada hatchback subkompak ini. Meski masih tertutup kamuflase tebal, beberapa detail penting sudah bisa dikenali, terutama pada proporsi bodi yang mengadopsi pendekatan desain dari SUV besar Santa Fe.
Garis Atap Kotak dan Fender Depan Melebar
Perubahan paling mencolok ada pada bentuk kaca depan, atap, pilar, dan jendela samping. Seperti Santa Fe dan Casper, pilar A dan jendela samping menyatu ke satu garis tajam. Atap yang landai terus meruncing ke arah belakang, menciptakan siluet kotak yang khas. Prototipe ini juga memperlihatkan fender roda depan yang lebih mengembang, memberi kesan stance lebih lebar dan agresif.
Sayangnya, bagian depan masih tertutup lapisan hitam tebal. Namun, dari prototipe yang tertangkap kamera tahun lalu, terlihat adanya gril besar berwarna hitam, light bar LED, serta daytime running light yang mencolok dengan desain headlamp baru.
Belakang Berubah Total, Siap Ditarik?
Bagian belakang i20 anyar juga mengalami perubahan total. Potongan lampu belakang yang terlihat dari balik kamuflase menunjukkan desain yang sangat berbeda dari model saat ini. Menariknya, prototipe ini juga dilengkapi tow bar. Meskipun jarang pemilik i20 menggunakan hatchback kecilnya untuk menarik beban, Hyundai tetap melakukan pengujian untuk memverifikasi kapasitas tarik maksimal yang aman.
Interior: Masih Misteri, Tapi Diprediksi Modern
Belum ada gambar jelas yang menunjukkan kabin i20 baru. Masih sulit dipastikan apakah Hyundai akan mempertahankan tata letak tradisional seperti model sekarang, atau beralih ke layar besar model terbaru seperti yang terlihat pada Kona atau Santa Fe. Kemungkinan besar, i20 akan mengikuti jejak saudaranya dengan panel instrumen digital dan layar hiburan yang lebih terintegrasi.
i20 N Hybrid: Tenaga Naik, Transmisi Manual Ditinggalkan
Perubahan besar juga menanti varian performa tinggi i20 N. Mesin 1.6 liter turbo empat silinder yang sudah dikenal akan tetap dipertahankan, namun kali ini akan dipadukan dengan motor listrik kecil dan baterai. Sistem hybrid ini bertujuan meningkatkan tenaga sekaligus menekan emisi. Konsekuensinya, transmisi manual enam percepatan kemungkinan besar akan dihilangkan, digantikan oleh sistem kopling otomatis yang lebih efisien untuk integrasi hybrid.
Varian Listrik: 400 Volt untuk Jaga Harga Terjangkau
Untuk pertama kalinya, i20 juga akan tersedia dalam varian listrik murni. Hyundai tampaknya tidak akan menggunakan platform E-GMP premium seperti pada Ioniq 5 atau Ioniq 6. Sebagai gantinya, i20 EV diperkirakan menggunakan sistem 400 volt dengan kecepatan pengisian yang lebih rendah, demi menjaga harga jual tetap kompetitif di segmen entry-level.
Belum ada konfirmasi resmi dari Hyundai mengenai jadwal peluncuran global i20 generasi terbaru. Namun, dengan prototipe yang sudah mulai aktif diuji di jalan Eropa, peluncuran dunia diperkirakan terjadi pada paruh kedua tahun 2025 atau awal 2026.