JAKARTA — Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro mengumumkan hasil jajak pendapat publik untuk logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kantor Kepresidenan, Senin (29/6). Karya Fajar Novario mengungguli empat finalis lain: David Wirawan (Surakarta), Kanda Putra (Denpasar), Riskiawan (Malang), dan Tiffany Djohan (Batam).
Filosofi Desain: Keragaman Motif Nusantara Jadi Fondasi Kedaulatan
Juri menjelaskan logo karya Fajar memiliki garis tegas dengan filosofi kuat. Desainnya lahir dari eksplorasi keragaman motif tradisional berbagai daerah di Nusantara.
"Dalam keragaman tersebut terdapat kesamaan pola yang menyimpulkan bahwa keragaman menjadi fondasi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," kata Juri dalam keterangan persnya.
Karya tersebut dinilai selaras dengan tema besar peringatan tahun ini, yakni 'Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur'.
Partisipasi Publik Capai 68.569 Suara, Termasuk Diaspora
Juri menyebut animo masyarakat tinggi dalam polling yang berlangsung kurang dari lima hari. Suara masuk tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga diaspora Indonesia di luar negeri.
"Dalam waktu yang kurang dari lima hari antusiasme masyarakat cukup tinggi, terlihat dari jumlah suara yang masuk dari berbagai daerah, bahkan diaspora. Ini menunjukkan bahwa semangat masyarakat untuk menentukan logo dan menyemarakkan peringatan HUT RI ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia," ujarnya.
Proses pemilihan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto. Juri mengajak masyarakat untuk terus memeriahkan peringatan kemerdekaan sesuai pesan presiden agar rakyat aktif mengambil peran dalam perayaan tahun ini.
"Bapak Presiden berharap agar kemeriahan HUT RI ke-81 Kemerdekaan RI ini menjadi milik masyarakat. Bapak Presiden berpesan agar rakyat terus berpartisipasi aktif dan mengambil peran dalam peringatan HUT RI tahun ini," kata Juri.