Pencarian

Wonogiri Masuk 10 Besar IDEA Jateng 2026, Inovasi Pelayanan Publik Bukti Pemkab Tak Sekadar Rutinitas

Senin, 29 Juni 2026 • 21:33:31 WIB
Wonogiri Masuk 10 Besar IDEA Jateng 2026, Inovasi Pelayanan Publik Bukti Pemkab Tak Sekadar Rutinitas
Wonogiri berhasil masuk 10 besar IDEA Jateng 2026 berkat inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung pada masyarakat.

WONOGIRI — Prestasi ini diraih setelah tim penilai dari provinsi mengkaji sejumlah program unggulan yang dinilai berdampak langsung pada kualitas hidup warga. Tidak sekadar seremonial, penghargaan ini disebut sebagai pemantik bagi seluruh OPD untuk terus berbenah.

Apa yang Membuat Wonogiri Menonjol di Mata Provinsi?

Proses seleksi IDEA Jateng 2026 berlangsung ketat. Wonogiri bersaing dengan 35 kabupaten/kota lain di Jawa Tengah. Masuknya Wonogiri ke jajaran 10 besar menandakan bahwa inovasi yang dihasilkan memiliki replikabilitas dan keberlanjutan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika setempat menegaskan bahwa capaian ini bukan akhir dari perjuangan. “Ini menjadi penyemangat bagi seluruh OPD untuk terus menghadirkan inovasi yang mampu menjawab tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Bukan Sekadar Proyek, Tapi Solusi Nyata

Berbeda dengan penghargaan lain yang kerap berhenti di piala, Pemkab Wonogiri memastikan setiap inovasi yang diajukan telah diuji di lapangan. Beberapa program yang masuk penilaian fokus pada digitalisasi administrasi kependudukan dan percepatan layanan dasar di tingkat desa.

Dengan masuknya Wonogiri ke 10 besar, tekanan kini beralih ke konsistensi. OPD dituntut tidak hanya menciptakan inovasi baru, tetapi juga mempertahankan kualitas layanan yang sudah berjalan.

Target ke Depan: Replikasi ke Seluruh Desa

Pemerintah daerah menargetkan agar inovasi yang diakui di tingkat provinsi bisa direplikasi ke seluruh 294 desa dan kelurahan di Wonogiri. Langkah ini dianggap krusial mengingat disparitas akses layanan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masih menjadi pekerjaan rumah.

“Inovasi harus dirasakan oleh warga di pelosok, bukan hanya di pusat kota. Kami dorong setiap desa punya terobosan sendiri yang sesuai karakteristik wilayahnya,” tambah pejabat Dinkominfo.

Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks