WONOSOBO — Proses pencarian dua remaja yang hilang di kawasan Gunung Bismo, Kabupaten Wonosobo, memasuki hari keenam tanpa hasil berarti. Hingga Rabu (8/7), tim gabungan dari Basarnas, relawan, dan warga masih belum menemukan jejak atau barang bukti yang mengarah pada keberadaan korban.
Kedua remaja, Arifin Nurohmat dan Yufaidin, diketahui berangkat dari rumah di Dusun Krinjing pada Selasa (30/6) sekitar pukul 12.00 WIB. Mereka pergi tanpa berpamitan kepada keluarga. Informasi terakhir menyebutkan bahwa keduanya mendaki melalui jalur pendakian via Krinjing.
Barang Bukti Sempat Ditemukan, Tapi Bukan Milik Korban
Koordinator Pos Basarnas Wonosobo, Dani Fitra Maulana, menyatakan bahwa hingga saat ini operasi penyisiran belum membuahkan hasil. "Untuk pencarian sampai dengan hari ini masih nihil dan belum ada indikasi atau barang bukti," ujar Dani.
Petugas SAR sempat menemukan sebotol minuman dan sepasang sandal di jalur pendakian lereng Gunung Bismo. Namun setelah dilakukan konfirmasi langsung kepada pihak keluarga, barang-barang tersebut dipastikan bukan milik kedua korban.
Laporan Hilang Baru Masuk Dua Hari Setelah Kepergian
Basarnas Wonosobo baru menerima laporan resmi kehilangan pada Kamis (2/7), dua hari setelah kedua remaja meninggalkan rumah. Operasi penyisiran baru bisa dimulai setelah laporan warga diterima dan diverifikasi.
Keluarga korban hingga kini masih menunggu kabar dari tim SAR. Tidak adanya petunjuk sama sekali selama enam hari pencarian membuat kekhawatiran semakin besar. Tim gabungan disebut akan terus melanjutkan penyisiran di jalur-jalur yang belum terjangkau.