SRAGEN — Bupati Sragen Sigit Pamungkas menyebut kunjungan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X, ke Kabupaten Sragen sebagai momen monumental. Kehadiran Sultan pada peringatan Hari Jadi Sragen kali ini menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah, sekaligus meneguhkan hubungan historis antara Sragen dan Yogyakarta.
Napak Tilas ke Situs Sejarah Pangeran Mangkubumi
Dalam kunjungannya, Sultan HB X tidak hanya menghadiri acara seremonial. Ia juga berkenan melakukan napak tilas ke sejumlah maqom atau tempat penting yang berkaitan dengan perjuangan pendiri Keraton Yogyakarta, Pangeran Mangkubumi, yang kemudian bergelar Sri Sultan Hamengkubuwono I.
Lokasi yang dikunjungi antara lain Pandak di Krikilan, Goa Mangkubumi, Pesanggrahan Ponopatan di Katelan, dan Sendang Sumberan Japoh. Tempat-tempat ini disebut menjadi saksi awal perjuangan Pangeran Mangkubumi melawan Belanda, yang justru dimulai dari wilayah Sukowati, cikal bakal Kabupaten Sragen.
Hubungan Sejarah yang Kembali Diteguhkan
Bupati Sigit Pamungkas menekankan bahwa perjuangan Pangeran Mangkubumi tidak bisa dilepaskan dari Sragen. "Hari lahir Sragen merujuk pada pendirian pemerintahan perlawanan Pangeran Mangkubumi kepada Belanda di Sragen," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (10/7/2026).
Menurut Sigit, kunjungan ini menjadi bukti nyata ikatan batin antara kedua daerah. "Kami sangat senang dan bangga dengan rawuhnya Sri Sultan HB X ke Sragen. Kunjungan ini meneguhkan hubungan sejarah dan ikatan batin antara Sragen dan Yogyakarta," kata Sigit.
Antusiasme Warga dan Makna Monumental
Bupati mengungkapkan bahwa masyarakat Sragen menyambut kedatangan Sultan dengan antusiasme tinggi. Ia menilai kunjungan ini sangat monumental karena baru pertama kali dalam sejarah peringatan Hari Jadi Sragen dihadiri oleh Sultan yang bertakhta di Kasultanan Yogyakarta.
"Kunjungan Sri Sultan HB X sangat monumental karena baru pertama kali dalam sejarah peringatan Hari Jadi Sragen dirawuhi Sultan yang bertakhta di Kasultanan Yogyakarta," ujarnya. "Terlebih lagi, dalam kunjungan ini beliau berkenan napak tilas maqom-maqom atau tempat penting Pangeran Mangkubumi yang ada di Sragen," sambungnya.