REMBANG — Suasana Pantai Wates di Kabupaten Rembang berubah menjadi ruang kelas terbuka bagi puluhan siswa Madrasah Lansia ‘Aisyiyah (MLA) Kabupaten Pati, Sabtu (18/7). Mereka tidak sekadar berwisata, melainkan mengikuti kegiatan belajar yang memadukan kajian ayat-ayat Alquran, senam lansia, hingga permainan penyegaran.
Kepala MLA Pati, Hj. Lintal Muna, mengatakan kegiatan di alam terbuka ini tetap mengusung tiga materi utama yang menjadi ciri khas pembelajaran di madrasah tersebut. Materi inti adalah kajian ayat tentang kekuasaan Allah dan cara mencintai-Nya.
Senam Lansia hingga Ice Breaking untuk Kebugaran Fisik dan Mental
Selain memperkuat spiritualitas, para peserta diajak mengikuti senam lansia. “Harapannya badan lansia tetap sehat, kuat, semangat, ceria, dan bahagia dunia akhirat. Kalau badannya sehat, dalam ibadah juga bisa lebih semangat daripada lansia yang sakit,” ujar Lintal Muna di sela kegiatan.
Materi ketiga dikemas melalui permainan dan ice breaking. Menurut Lintal Muna, aktivitas itu bukan sekadar hiburan, tetapi menjadi sarana menjaga kesehatan mental para lansia agar tidak mudah jenuh. “Kalau biasanya pembelajaran di dalam kelas, sekarang kita buat di luar ruangan. Dengan berbagai permainan, harapannya mereka semakin bersemangat saat kembali mengikuti pembelajaran di kelas,” katanya.
Program Unggulan ‘Aisyiyah: Menjemput Husnul Khatimah
Program Madrasah Lansia merupakan salah satu program unggulan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kabupaten Pati. Ketua PDA Kabupaten Pati, Tjahjani Hasana, menjelaskan bahwa madrasah lansia ini berbeda dengan sekolah lansia pada umumnya. “Kami memberikan lebih banyak materi keagamaan, disertai ilmu-ilmu umum, serta pembinaan fisik dan mental melalui senam maupun kegiatan outbound,” jelasnya.
Menurutnya, metode belajar sengaja dibuat menyenangkan agar tidak membebani peserta yang sebagian besar telah memasuki usia senja. “Kami lebih banyak mengajak siswa berdiskusi dan memberikan ilmu-ilmu yang aplikatif. Teori tetap penting, tetapi praktik lebih utama. Tujuannya adalah menjemput husnul khatimah,” tuturnya.
Keceriaan di Usia Senja: Makan Siang Bersama hingga Bernyanyi
Keceriaan semakin terasa saat makan siang bersama. Iringan lagu yang dibawakan pengurus MLA membuat suasana semakin hangat. Beberapa peserta pun ikut bernyanyi, menikmati semilir angin Pantai Wates sambil mempererat kebersamaan.
Bagi para peserta, Madrasah Lansia bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga ruang untuk menemukan kebahagiaan di usia senja. Endang Cahyani (73), salah seorang peserta, mengaku bersyukur bisa mengikuti kegiatan tersebut. “Ikut Madrasah Lansia isinya hanya senang, juga dapat pelajaran yang bermanfaat untuk dibawa ke akhirat nanti,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan peserta lainnya, Kasni. “Saya suka di Madrasah Lansia Kabupaten Pati. Alhamdulillah dapat banyak teman, tambah ilmu. Insya Allah nanti kita bawa untuk dunia dan akhirat,” ungkapnya.
Pendaftaran Peserta Baru Dibuka
Madrasah Lansia ‘Aisyiyah Pati saat ini juga membuka pendaftaran peserta baru. Masyarakat yang berminat dapat menghubungi pengurus melalui WhatsApp di nomor 0853-2522-1013 atau 0812-2517-725.