Pencarian

Kebakaran Gudang Mebel di Mlonggo Jepara Hanguskan Material Kayu dan Perlengkapan Produksi, Kerugian Capai Rp1 Miliar

Senin, 27 Juli 2026 • 15:08:01 WIB
Kebakaran Gudang Mebel di Mlonggo Jepara Hanguskan Material Kayu dan Perlengkapan Produksi, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Api melalap gudang mebel seluas 10 x 20 meter di Desa Suwawal Barat, Kecamatan Mlonggo, pada Senin dini hari.

JEPARA — Gudang mebel seluas 10 x 20 meter di Desa Suwawal Barat, Kecamatan Mlonggo, ludes dilalap si jago merah, Senin (27/7/2026) dini hari. Api mulai berkobar sekitar pukul 03.03 WIB dan baru berhasil dipadamkan empat jam kemudian.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara, Edy Marwoto, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian yang diderita pemilik gudang mencapai angka Rp1 miliar.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun pemilik mengalami kerugian sekitar Rp1 miliar,” ujar Edy.

Korsleting Listrik Jadi Pemicu Api

Hasil penyelidikan sementara di lokasi kejadian menunjukkan bahwa api berasal dari korsleting listrik. Percikan api dari korsleting tersebut kemudian menyambar tumpukan kayu dan perlengkapan produksi yang mudah terbakar.

Material kayu kering dan serbuk kayu yang menumpuk di area produksi menjadi bahan bakar yang mempercepat perambatan api. Kondisi ini membuat kobaran api sulit dikendalikan dalam waktu singkat.

6 Petugas dan 3 Mobil Damkar Dikerahkan

Damkar Jepara mengerahkan enam personel dan tiga unit mobil pemadam untuk menjinakkan api. Satu unit dari Pos Mako 113, satu unit mobil suplai dari Pos Bangsri, serta satu unit bantuan dari PT Kota Jati dikerahkan ke lokasi.

Proses pemadaman berlangsung sekitar empat jam. Petugas harus bekerja ekstra karena material kayu di dalam gudang masih menyisakan bara api yang berpotensi menyala kembali.

Imbauan untuk Pemilik Usaha Mebel

Edy mengimbau para pemilik usaha mebel di Jepara untuk lebih waspada terhadap risiko kebakaran. Pemeriksaan rutin instalasi listrik menjadi langkah preventif yang paling utama.

“Kami minta pemilik usaha mebel agar rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan sistem kelistrikan sesuai standar keselamatan. Industri mebel menyimpan banyak material yang mudah terbakar,” tegasnya.

Jepara dikenal sebagai salah satu sentra industri mebel terbesar di Jawa Tengah. Sebagian besar usaha mebel masih menggunakan sistem kelistrikan konvensional yang rawan korsleting jika tidak dirawat secara berkala.

Peristiwa ini menjadi alarm bagi puluhan pengusaha mebel di kawasan Mlonggo dan sekitarnya. Pengecekan instalasi listrik secara berkala dinilai lebih murah dibanding harus menanggung kerugian hingga miliaran rupiah akibat kebakaran.

Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks