KUTOARJO — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto mencatat total 18.606 penumpang selama periode long weekend Maulid Nabi yang berlangsung Jumat (21/8) hingga Selasa (25/8) siang. Dari jumlah tersebut, 8.446 penumpang berangkat dari Stasiun Kutoarjo, sementara 10.160 penumpang lainnya tiba di stasiun yang terletak di jalur utama Purwokerto–Yogyakarta ini.
Angka ini setara dengan 3.721 penumpang per hari, lebih tinggi dibandingkan rata-rata harian sepanjang Agustus 2026 yang hanya mencapai 3.313 penumpang. Artinya, ada tambahan sekitar 408 orang setiap hari selama masa libur panjang tersebut.
Mengapa Arus Penumpang di Kutoarjo Meningkat?
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, menilai tingginya mobilitas ini menunjukkan kereta api tetap menjadi moda transportasi andalan masyarakat. Stasiun Kutoarjo, menurutnya, memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi yang melayani perjalanan dari dan menuju wilayah Purworejo serta sekitarnya.
“Selama periode long weekend Maulid Nabi Muhammad SAW, Stasiun Kutoarjo melayani rata-rata 3.721 penumpang per hari. Angka ini meningkat 12 persen dibandingkan rata-rata harian penumpang di Stasiun Kutoarjo selama Agustus 2026 yang mencapai 3.313 penumpang,” ujar As’ad dalam keterangan resminya, Selasa (25/8).
Lonjakan Juga Terjadi di Seluruh Wilayah Daop 5
Peningkatan serupa juga dirasakan di seluruh stasiun di bawah naungan KAI Daop 5 Purwokerto. Sepanjang periode yang sama, tercatat 131.517 penumpang menggunakan layanan kereta api, terdiri dari 64.481 penumpang berangkat dan 67.036 penumpang tiba.
Rata-rata hariannya mencapai 26.303 penumpang, atau tumbuh sekitar 5 persen dibandingkan rata-rata Agustus 2026 yang berada di angka 25.017 penumpang. Pertumbuhan ini menunjukkan pola pergerakan masyarakat yang konsisten setiap kali ada libur panjang.
Imbauan KAI: Datang Lebih Awal ke Stasiun
Menghadapi tingginya volume penumpang, KAI memastikan pelayanan di stasiun tetap berjalan optimal. As’ad menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, khususnya pada momentum libur panjang.
“Kami mengimbau pelanggan untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk datang ke stasiun tidak mepet dengan jadwal keberangkatan agar memiliki waktu yang cukup untuk proses boarding dan tidak tertinggal kereta,” jelas As’ad.
Penumpang juga diminta memperhatikan barang bawaan serta menjaga barang berharga selama berada di stasiun maupun di dalam perjalanan. KAI berharap dengan persiapan yang matang, masyarakat dapat menikmati perjalanan menggunakan kereta api secara aman, nyaman, dan lancar.