DEMAK — Warung Pojok Bu Syarofah di RT 4 RW 2, Kelurahan Bandungrejo, kini bisa ditemukan dengan mudah melalui ponsel. Hal itu menyusul pendampingan promosi digital yang dilakukan mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 40 melalui bidang UMKM.
Program ini menyasar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang selama ini kesulitan menjangkau pembeli dari luar wilayah. Tim KKN turun langsung melakukan survei dan observasi ke lokasi warung untuk memahami kebutuhan promosi yang bisa dikembangkan lewat teknologi.
Mengapa Google Maps Menjadi Kunci Promosi UMKM
Keberadaan warung yang tidak terpetakan di aplikasi digital sering kali membuat calon pembeli kesulitan menemukan lokasi. Padahal, potensi pasar di luar Bandungrejo cukup besar, terutama bagi mereka yang mengandalkan navigasi ponsel saat berkunjung.
Perwakilan tim KKN bidang UMKM, Rahmat Bassari, mengatakan pemanfaatan Google Maps adalah langkah sederhana namun berdampak besar bagi visibilitas usaha kecil.
"Tujuan kami datang ke sini adalah untuk membantu mempromosikan usaha Ibu Syarofah. Kami melihat Warung Pojok masih kurang dikenal oleh masyarakat dari luar wilayah, sehingga kami ingin memfasilitasi pembuatan Google Maps agar pembeli lebih mudah menemukan lokasinya," ujar Rahmat.
Respons Pemilik Warung: Akses Lebih Mudah, Pelanggan Lebih Luas
Syarofah, pemilik Warung Pojok, mengaku terbantu dengan adanya pendampingan ini. Ia menilai kemudahan akses lokasi menjadi modal penting untuk menarik pelanggan baru di tengah persaingan usaha yang semakin ketat.
"Saya sangat berterima kasih kepada para mahasiswa KKN atas kepedulian mereka terhadap usaha kecil di Desa Bandungrejo. Dengan adanya Google Maps, akses menuju warung saya menjadi lebih mudah dan dapat dikenal masyarakat dari luar," ungkap Syarofah.
Ia berharap dengan kemudahan ini, omzet usahanya dapat meningkat seiring bertambahnya jumlah pembeli yang datang.
Target Jangka Panjang: UMKM Bandungrejo yang Mandiri Digital
Melalui program ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 40 tidak hanya berhenti pada pembuatan peta lokasi. Mereka berharap pemanfaatan teknologi digital bisa menjadi kebiasaan baru bagi pelaku UMKM setempat untuk mengembangkan pemasaran secara mandiri.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dari tingkat kelurahan. Dengan visibilitas yang lebih baik di platform digital, Warung Pojok Bu Syarofah diharapkan mampu berkembang menjadi usaha kebanggaan masyarakat Bandungrejo.