KUDUS — Ribuan pasang mata tertuju pada puluhan kendaraan yang berubah menjadi panggung seni bergerak. Karnaval mobil hias yang menjadi agenda puncak peringatan HUT ke-81 RI di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, berhasil menyedot antusiasme warga sejak siang hingga sore hari.
Aneka ornamen bernuansa merah putih, simbol perjuangan, hingga kreasi seni kontemporer menghiasi badan mobil-mobil peserta. Pawai menempuh rute dari lapangan desa menyusuri sejumlah jalan utama, menampilkan ragam konsep yang disiapkan setiap dusun.
Karnaval Jadi Ajang Unjuk Kreativitas Warga
Kepala Desa Gondangmanis, Susanto, menyebut karnaval ini lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi dan mendorong ide-ide kreatif masyarakat.
"Karnaval mobil hias ini menjadi ajang bagi warga Desa Gondangmanis untuk menampilkan kreativitas terbaiknya. Kami sangat mengapresiasi semangat dan kekompakan seluruh lapisan masyarakat yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan acara ini," ujar Susanto di sela kegiatan.
Perhelatan ini mengusung semangat "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", sejalan dengan tema nasional peringatan kemerdekaan tahun ini.
Semarak Bulan Kemerdekaan Berlanjut hingga Pagelaran Ketoprak
Karnaval mobil hias bukan satu-satunya agenda yang dihadirkan pemerintah desa. Sebelumnya, Pemerintah Desa Gondangmanis bersama Karang Taruna Lestari Remaja dan Komunitas Digital Desa telah menggelar serangkaian kegiatan.
Pertandingan Sepak Bola Berdaster Jago Kampung Antar-Dusun menjadi salah satu sajian yang menyedot perhatian. Kegiatan olahraga dengan nuansa tradisional itu berlangsung meriah di lapangan desa.
Semangat kebersamaan terus berlanjut pada Sabtu malam dengan Pagelaran Ketoprak Agung Budoyo. Pertunjukan seni tradisional yang digelar di lapangan Desa Gondangmanis berlangsung hingga dini hari, menjadi ruang pelestarian budaya lokal di tengah hiburan masyarakat.
Harapan untuk Keharmonisan dan Nasionalisme Warga
Susanto berharap rangkaian kegiatan yang digelar sepanjang bulan kemerdekaan ini mampu meninggalkan dampak jangka panjang, bukan sekadar agenda tahunan.
"Kami berharap semangat gotong royong, rasa nasionalisme, serta keharmonisan antarwarga terus terjaga. Semoga kebersamaan seperti ini semakin kuat dan dapat menjadi modal bagi Desa Gondangmanis untuk terus berkembang," harapnya.
Dengan total puluhan peserta dan ratusan penonton yang hadir, kemeriahan karnaval tahun ini dinilai menjadi salah satu perayaan terbesar yang pernah digelar desa tersebut. Pemerintah desa berencana menjadikan karnaval ini sebagai agenda tahunan dengan konsep yang lebih besar pada perayaan berikutnya. (uma/fat/rds)