PEMALANG — Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Satya Praja 2 Petarukan, Kabupaten Pemalang, menggandeng orang tua siswa dalam mempersiapkan ujian akhir kelas XII. Lewat sosialisasi yang digelar di aula sekolah, Kamis (3/9/2026), pihak sekolah membeberkan sejumlah tahapan yang harus dilalui siswa sebelum dinyatakan lulus.
Kepala SMK Satya Praja 2 Petarukan, Purwo Setya Witanto, menyampaikan bahwa pemahaman orang tua terhadap alur ujian menjadi kunci pendampingan anak di rumah. Menurutnya, kelulusan tidak ditentukan oleh satu jenis ujian tunggal, melainkan akumulasi dari beberapa kriteria penilaian.
Jadwal dan Tahapan Pelaksanaan TKA
Salah satu materi yang ditekankan dalam sosialisasi tersebut adalah Tes Kemampuan Akademik atau TKA. Ujian yang digelar berbasis komputer ini memiliki rentang waktu persiapan yang panjang, mulai dari pendaftaran hingga pengumuman hasil.
Purwo merinci sejumlah tahapan penting yang harus dicermati orang tua dan siswa:
- Pendaftaran TKA dibuka mulai 27 Juli hingga 27 September 2026.
- Simulasi ujian dijadwalkan pada 21–27 September 2026.
- Gladi bersih pelaksanaan digelar 5–11 Oktober 2026.
- Pelaksanaan TKA utama berlangsung pada 26–29 Oktober 2026.
- Ujian susulan dijadwalkan pada 16–19 November 2026.
- Pengumuman hasil TKA dijadwalkan pada 23 Desember 2026.
Kriteria Kelulusan yang Perlu Dipahami Orang Tua
Dalam kesempatan itu, Purwo juga menjelaskan bahwa pihak sekolah tidak serta-merta meluluskan siswa berdasarkan hasil ujian akhir saja. Ada beberapa prasyarat administratif dan akademik yang wajib dipenuhi peserta didik.
"Kami menyampaikan kepada wali murid terkait rangkaian ujian akhir yang akan diikuti siswa kelas XII. Mulai dari persyaratan kelulusan, bentuk-bentuk ujian, sampai dengan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik atau TKA," kata Purwo.
Sejumlah kriteria yang disampaikan antara lain siswa harus menyelesaikan seluruh program pembelajaran, memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik, serta mengikuti ujian yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.
Materi Ujian dan Persiapan Mental Siswa
Khusus untuk jenjang SMK, materi yang diujikan dalam TKA cukup beragam dan tidak hanya berfokus pada mata pelajaran kejuruan. Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, serta teori kejuruan masuk dalam daftar materi yang harus dikuasai siswa.
Selain itu, ada pula komponen literasi membaca, numerasi, survei karakter, dan survei lingkungan belajar yang turut diujikan. Purwo mengingatkan bahwa seluruh proses tersebut berlangsung dengan sistem komputer, sehingga siswa perlu membiasakan diri sejak dini.
"Anak-anak harus mulai mempersiapkan diri, baik secara akademik maupun mental. Pelaksanaan TKA menggunakan komputer sehingga siswa juga harus terbiasa dengan sistem ujian berbasis komputer," jelasnya.
Purwo pun berharap peran aktif keluarga dapat memperkuat kesiapan siswa menghadapi serangkaian ujian tersebut. Menurutnya, keberhasilan akademik anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari lingkungan keluarga.
"Kami berharap wali murid bisa ikut memberikan pendampingan dan motivasi kepada anak-anak. Karena keberhasilan mereka tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari keluarga," ujarnya.