JAWA TENGAH — Rangkaian BYD Tech Culture Fest (TCF) 2026 berlanjut ke Makassar setelah sebelumnya digelar di Jakarta, Medan, Semarang, dan Surabaya. Festival yang berlangsung di Trans Studio Mall Makassar ini dirancang untuk memperkenalkan teknologi electric vehicle (EV) dan Dual Mode (DM) kepada masyarakat Indonesia Timur.
Makassar dipilih karena posisinya sebagai gerbang Indonesia Timur dengan karakter mobilitas yang dinamis. Kebutuhan perjalanan masyarakat tidak hanya di dalam kota, tetapi juga antarkota hingga antarprovinsi, sehingga edukasi mengenai kendaraan energi baru dinilai strategis untuk digelar di kota ini.
Zona Teknologi dan Pengalaman Interaktif Kendaraan BYD
Dalam festival ini, BYD menghadirkan Technology Zone yang menjadi area utama untuk mengenalkan teknologi kendaraan energi baru secara interaktif. Pengunjung dapat melihat langsung dan memahami fondasi pengembangan kendaraan BYD, bukan sekadar memamerkan produk.
“Di BYD, kami percaya bahwa green mobility bukan hanya untuk dibicarakan, tetapi juga harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Luther Panjaitan, Head of Public & Government Relations PT BYD Motor Indonesia. “Makassar sebagai gerbang Indonesia Timur memiliki peran penting dalam perkembangan mobilitas di kawasan ini.”
Berbagai pengalaman interaktif disiapkan agar pengunjung memahami bagaimana teknologi elektrifikasi dapat menjawab kebutuhan mobilitas sehari-hari, termasuk efisiensi dan fleksibilitas berkendara.
Penguasaan Pasar 36 Persen dan Ekspansi Dealer di Sulawesi
Sampai pertengahan 2026, BYD telah mengirimkan lebih dari 32.800 kendaraan ke pelanggan di seluruh Indonesia. Angka tersebut setara pangsa pasar sekitar 36 persen dari total kendaraan listrik nasional.
Di Sulawesi Selatan, adopsi kendaraan BYD mencatat pertumbuhan signifikan. Lebih dari 1.150 unit telah digunakan konsumen di provinsi tersebut, atau sekitar 30 persen dari total pasar kendaraan listrik setempat. Capaian ini mencerminkan semakin terbukanya masyarakat terhadap pilihan mobilitas yang lebih efisien.
Untuk mendukung pertumbuhan itu, BYD saat ini mengoperasikan lima dealer di Pulau Sulawesi. Rencananya, jaringan BYD dan DENZA akan diperluas ke lebih dari 12 lokasi di pulau tersebut sebagai bagian dari strategi mendekatkan layanan ke pelanggan Indonesia Timur.
Dukungan Purna Jual dan Jaringan Nasional
Secara nasional, BYD telah memiliki lebih dari 100 showroom yang tersebar di berbagai daerah. Jaringan tersebut mencakup akses produk, layanan purna jual, suku cadang, serta fasilitas servis bagi pelanggan.
Ekspansi dealer di Sulawesi menjadi bagian dari komitmen jangka panjang BYD untuk memperkuat ekosistem kendaraan energi baru di kawasan timur Indonesia. Dengan hadirnya TCF 2026 di Makassar, pabrikan asal China itu berharap masyarakat Indonesia Timur mendapatkan akses informasi dan pengalaman langsung terhadap teknologi kendaraan energi baru tanpa harus ke luar daerah.