TEGAL — Puluhan siswa Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) SMK Peristek Pangkah mendapatkan pembekalan khusus mengenai teknologi kecerdasan buatan (AI) dari Polres Tegal. Materi yang disampaikan tidak hanya sebatas pengenalan fitur, tetapi juga menekankan penggunaan AI secara positif, efektif, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari maupun proses pembelajaran.
Kegiatan ini menjadi perhatian karena menyasar langsung kelompok pelajar yang sehari-hari berkutat dengan perangkat digital. Polres Tegal menilai pemahaman etika berteknologi menjadi sama pentingnya dengan kemampuan teknis mengoperasikan aplikasi.
Materi Lebih dari Sekadar Cara Pakai AI
Dalam pelatihan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa perkembangan AI harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi. Polres Tegal juga menyoroti pentingnya kesadaran terhadap etika dalam penggunaan teknologi agar tidak menimbulkan dampak negatif.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi berlangsung. Para siswa aktif menyimak materi dan berdiskusi mengenai berbagai manfaat AI yang kini semakin masif digunakan di berbagai bidang industri.
Relevan dengan Kompetensi Siswa TKJ
Bagi siswa TKJ, pelatihan ini dinilai relevan dengan kompetensi yang dipelajari di sekolah. Pemahaman tentang AI diharapkan mampu menambah wawasan dan keterampilan mereka dalam menghadapi percepatan transformasi digital, sekaligus menjadi bekal kesiapan memasuki dunia kerja.
Pihak SMK Peristek menyambut baik inisiatif Polres Tegal tersebut. Menurut pihak sekolah, kolaborasi antara dunia pendidikan dan kepolisian dalam memberikan edukasi teknologi kepada pelajar sangat penting di tengah derasnya arus informasi digital yang tidak selalu bisa disaring dengan baik oleh generasi muda.
Sinergi Kepolisian dan Sekolah di Era Digital
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi agar pelajar lebih bijak bermedia digital. Siswa diharapkan tidak hanya mampu mengoperasikan teknologi AI, tetapi juga memahami risiko yang dapat timbul apabila digunakan secara tidak tepat.
Polres Tegal berharap melalui pembekalan ini, lahir generasi muda yang cakap digital, kreatif, serta bertanggung jawab. Khususnya bagi siswa TKJ, wawasan mengenai AI menjadi nilai tambah untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi perkembangan industri teknologi yang kian cepat.