5 Manfaat Minum Teh Manis bagi Kesehatan Tubuh, Mulai dari Cegah Kanker hingga Tingkatkan Energi

Penulis: Joko Purnomo  •  Jumat, 15 Mei 2026 | 13:31:55 WIB
Teh manis kaya antioksidan yang berperan melawan radikal bebas penyebab kerusakan sel.

SEMARANG — Kebiasaan menyajikan teh manis untuk tamu atau sebagai teman bersantai sudah mengakar di banyak rumah tangga Indonesia. Namun di balik rasa manis dan segarnya, minuman ini menawarkan manfaat kesehatan yang kerap luput dari perhatian.

Apa Saja Kandungan Teh Manis yang Baik untuk Tubuh?

Teh, terutama teh hijau dan teh hitam, kaya akan polifenol dan katekin—senyawa antioksidan yang berperan melawan radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan salah satu pemicu utama kerusakan sel yang dapat berkembang menjadi kanker.

Kandungan ini tetap bertahan meskipun teh diseduh dengan gula. Selagi tidak berlebihan, tambahan gula justru membantu tubuh menyerap antioksidan lebih optimal dan memberikan energi instan untuk memulai aktivitas.

Teh Manis Bisa Cegah Kanker?

Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi teh secara rutin dapat menurunkan risiko kanker tertentu, seperti kanker payudara, prostat, dan usus besar. Efek ini dikaitkan dengan kemampuan antioksidan dalam teh untuk menghambat pertumbuhan sel abnormal.

Meski bukan obat mujarab, meminum teh manis sebelum beraktivitas bisa menjadi langkah sederhana untuk memperkuat sistem imun tubuh. Apalagi jika dikombinasikan dengan pola makan sehat dan gaya hidup aktif.

Manfaat Lain yang Jarang Diketahui

Selain potensi antikanker, teh manis juga membantu meningkatkan konsentrasi berkat kandungan kafein dan L-theanine. Kombinasi ini memberikan efek fokus yang tenang, tanpa gelisah seperti kopi.

Minuman ini juga merangsang metabolisme tubuh, membantu pencernaan setelah makan, serta menjaga hidrasi. Bagi yang beraktivitas fisik di pagi hari, segelas teh manis hangat bisa menjadi sumber energi cepat sebelum bergerak.

Berapa Banyak Gula yang Aman?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan asupan gula harian tidak lebih dari 50 gram atau setara 4 sendok makan. Satu gelas teh manis idealnya mengandung maksimal 1–2 sendok teh gula pasir agar manfaat kesehatannya tidak tergerus risiko diabetes atau obesitas.

Pilihan gula alternatif seperti gula aren atau madu juga bisa dipertimbangkan untuk variasi rasa dan nilai gizi tambahan.

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Manis?

Pagi hari sebelum beraktivitas menjadi waktu yang paling dianjurkan. Tubuh yang baru bangun membutuhkan asupan cairan dan energi ringan untuk memulai metabolisme. Hindari minum teh manis menjelang malam karena kandungan kafein bisa mengganggu kualitas tidur.

Bagi penderita maag atau asam lambung, sebaiknya teh diminum setelah makan, bukan saat perut kosong, untuk mencegah iritasi lambung.

Teh manis bukan sekadar minuman pelepas dahaga. Dengan takaran yang tepat, kebiasaan sederhana ini bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat yang murah dan mudah diakses oleh semua kalangan.

Reporter: Joko Purnomo
Sumber: beritajateng.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top