JAWA TENGAH — Dari rekaman CCTV yang diperoleh, tampak seorang pria tak dikenal memasuki toko kelontong dengan memanfaatkan celah pintu yang tidak terkunci rapat. Pelaku terlihat langsung menuju area penyimpanan gula pasir dan membawa kabur beberapa karung kecil dalam waktu singkat.
Kapolsek Ngargoyoso, AKP Budi Santoso, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya telah memeriksa rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan dari pemilik toko untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.
Pemilik toko kelontong, Sari (45), mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 750 ribu akibat kehilangan gula pasir sebanyak 50 kilogram. "Gula itu baru saja saya beli untuk stok jualan seminggu ke depan. Saya kaget sekali pas pagi lihat karungnya sudah kosong," ujarnya kepada petugas.
Menurut Sari, toko kelontongnya memang tidak pernah dikunci ganda karena ia tinggal di belakang toko. Namun saat kejadian, ia sedang tertidur lelap dan tidak mendengar suara mencurigakan.
Hingga saat ini, petugas dari Polsek Ngargoyoso masih melakukan pengejaran terhadap pelaku pencurian. "Kami masih mendalami rekaman CCTV dan meminta keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi. Identitas pelaku sudah kami kantongi, semoga segera tertangkap," kata AKP Budi Santoso.
Pihak kepolisian mengimbau para pemilik toko di wilayah Kemuning dan sekitarnya untuk meningkatkan kewaspadaan. "Pastikan pintu dan jendela terkunci dengan baik, terutama pada malam hari. Jika memungkinkan, pasang kunci ganda atau alarm sederhana," tambahnya.
Polsek Ngargoyoso memastikan akan terus mengembangkan kasus ini. Masyarakat yang memiliki informasi terkait pelaku diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat.