JAKARTA — Dadan Hindayana akhirnya buka suara usai dirinya tidak lagi menjabat sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menyebut keputusan Presiden Prabowo Subianto tersebut sebagai hal yang wajar dalam dinamika birokrasi.
"Pergantian pejabat adalah hak prerogatif Presiden," ujar Dadan dalam pernyataan yang diterima awak media, Selasa (18/2/2025).
Mantan Kepala BGN itu turut menyampaikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap program-program strategis yang telah dirintis selama kepemimpinannya dapat terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dadan juga menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Nanik S Deyang yang kini dipercaya menggantikannya. Ia optimistis BGN akan semakin baik di bawah arahan pejabat baru.
Pergantian pucuk pimpinan di BGN ini terjadi di tengah berbagai program prioritas nasional di bidang gizi. Nanik S Deyang, sebagai pejabat yang baru, dihadapkan pada tugas melanjutkan sejumlah inisiatif yang sebelumnya digagas Dadan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Nanik S Deyang terkait program kerja yang akan dijalankan ke depan. Publik menunggu langkah konkret BGN dalam mempercepat penurunan angka stunting dan malnutrisi di Indonesia.