Presiden Prabowo Sebut Kunjungan Steinmeier Bukti Eratnya Hubungan RI-Jerman di Tengah Ketidakpastian Global

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Senin, 15 Juni 2026 | 19:23:01 WIB
Presiden Prabowo menyambut kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta.

JAWA TENGAH — Prabowo menerima kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026). Dalam pernyataan pers bersama, Kepala Negara menyambut langsung kedatangan Steinmeier dan menyebutnya sebagai kehormatan besar bagi bangsa Indonesia.

"Selamat datang dan terima kasih kepada Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier atas kunjungannya kembali ke Indonesia, ini kehormatan besar bagi kami," ujar Prabowo.

Hubungan Bilateral yang Kokoh di Tengah Ketidakpastian

Prabowo menjelaskan, kunjungan ini memiliki makna mendalam bagi kelanjutan hubungan diplomatik kedua negara. Ia menilai momen ini menjadi bukti nyata eratnya jalinan kerja sama yang telah terbangun kokoh antara Indonesia dan Jerman.

"Kunjungan kenegaraan ini memiliki arti yang sangat penting bagi Indonesia, karena ini menunjukkan hubungan yang sangat baik antara Indonesia dan Jerman," lanjutnya.

Di tengah situasi dunia yang sedang tidak menentu, Presiden memandang kolaborasi dengan Jerman menjadi prioritas pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. "Kunjungan ini juga merupakan momentum penting di tengah dinamika global yang semakin penuh dengan ketidakpastian, penguatan dan keberlanjutan kemitraan Indonesia dan Jerman tentunya menjadi prioritas," tegas Prabowo.

Menuju 75 Tahun Hubungan Diplomatik pada 2027

Selain membahas kerja sama saat ini, pertemuan kedua kepala negara juga membidik visi jangka panjang yang strategis. Indonesia dan Jerman disebut tengah bersiap menyambut tonggak sejarah baru dalam hubungan diplomatik yang sudah berlangsung lama.

"Kunjungan ini juga mengawali peringatan 75 tahun hubungan bilateral Indonesia Jerman pada tahun 2027 yang akan datang," pungkas Prabowo.

Melalui pertemuan ini, kedua negara sepakat untuk terus memperkuat sinergi di berbagai sektor penting guna menghadapi tantangan global ke depan. Tidak dirinci secara spesifik sektor-sektor yang dimaksud dalam pernyataan pers bersama tersebut.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top