SPK Daihatsu Rocky Hybrid Tembus 700 Unit, Antrean Pengiriman Masih Mengular hingga Juni 2026

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 09:40:31 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid catat 700 unit SPK sejak peluncuran November 2025.

JAWA TENGAH — Angka pemesanan Daihatsu Rocky Hybrid terus bertambah sejak peluncuran perdana. Tri Mulyono, Marketing & Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI DSO), mengungkapkan bahwa total SPK telah menembus 700 unit saat ditemui di Depok pada 21 Juni 2026. Capaian ini menunjukkan bahwa teknologi hybrid mulai diterima di segmen SUV kompak tanah air, terutama di tengah fluktuasi harga BBM.

Pengiriman Baru 545 Unit, Antrean Masih Panjang

Meski permintaan tinggi, realisasi pengiriman Rocky Hybrid belum bisa mengimbangi laju pemesanan. Daihatsu baru menyalurkan 545 unit sejak pengiriman perdana pada November 2025 hingga Juni 2026. Artinya, masih ada sekitar 155 unit yang belum terkirim ke konsumen.

Tri menjelaskan bahwa lambatnya distribusi dipengaruhi oleh kondisi suplai global yang belum stabil. Situasi ini wajar terjadi pada model baru yang masih mengandalkan pasokan impor penuh.

Status CBU Jadi Penghambat Utama Distribusi

Salah satu faktor yang membuat pengiriman Rocky Hybrid tidak secepat model lokal adalah statusnya sebagai kendaraan Completely Built Up (CBU) atau diimpor utuh dari luar negeri. Skema impor ini membuat ketersediaan unit sangat bergantung pada jadwal produksi dan pengiriman dari pabrik asal.

Proses administrasi bea cukai hingga distribusi ke dealer juga memakan waktu lebih lama dibandingkan model yang sudah diproduksi secara lokal seperti Daihatsu Sigra atau Terios. Dari sisi industri, kondisi ini umum terjadi pada model baru yang masih tahap awal penetrasi pasar.

Peluang Produksi Lokal di Masa Depan

Jika permintaan terus menunjukkan tren positif, bukan tidak mungkin Daihatsu akan mempertimbangkan strategi produksi yang lebih agresif. Langkah perakitan lokal (CKD) bisa menjadi solusi jangka panjang untuk mempercepat distribusi dan menekan harga jual. Namun, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai rencana tersebut.

Bagi konsumen yang sudah memesan, antrean panjang ini justru menjadi indikator bahwa Rocky Hybrid memiliki daya tarik pasar yang kuat. Tingginya SPK di atas unit yang tersedia biasanya menandakan permintaan solid di segmen SUV hybrid.

SUV Hybrid Mulai Dilirik Konsumen Indonesia

Keberhasilan Rocky Hybrid menembus 700 SPK dalam waktu relatif singkat membuktikan bahwa pasar otomotif Indonesia mulai terbuka terhadap teknologi elektrifikasi. Konsumen tidak hanya mencari desain SUV modern, tetapi juga efisiensi bahan bakar tanpa harus mengubah kebiasaan berkendara.

Sistem hybrid pada Rocky memungkinkan pengguna tetap mengisi BBM seperti biasa, namun konsumsinya lebih irit berkat bantuan motor listrik. Ini menjadi nilai jual utama di tengah harga BBM yang masih menjadi perhatian banyak pengguna mobil di Indonesia.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: moladin.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top