SEMARANG — Pekerjaan perbaikan jaringan yang sebelumnya mengganggu pelayanan air bersih pada Jumat (23/10/2026) itu menyasar pipa yang memasok air baku ke instalasi pengolahan. Normalisasi aliran dilakukan bertahap agar pasokan ke rumah tangga dan aktivitas warga kembali pulih tanpa gangguan susulan.
Kepala Humas Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Mayang Charisma, memastikan perbaikan fisik pipa sudah tuntas. Tahap berikutnya adalah mengembalikan tekanan dan debit air secara perlahan ke jalur distribusi pelanggan.
"Saat ini, pekerjaan perbaikan telah selesai dan sedang dilakukan proses normalisasi aliran air secara bertahap. Kami terus berupaya agar distribusi air dapat kembali normal sehingga kebutuhan air bersih pelanggan dapat terpenuhi," kata Mayang saat dikonfirmasi, Minggu (25/10/2026).
Pipa berdiameter 900 milimeter tersebut menjadi salah satu jalur utama pasokan air baku menuju IPA Jatibarang. Penanganan kebocoran ditujukan untuk menjaga keandalan jaringan perpipaan sekaligus menekan kehilangan air di sisi hulu.
Sebelum pekerjaan dinyatakan rampung, petugas diterjunkan langsung ke lapangan untuk menangani titik bocor. Perbaikan dilakukan dengan mengutamakan kelancaran dan keamanan kerja agar gangguan pada jaringan tidak meluas.
"Pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya menjaga keandalan jaringan perpipaan, mengurangi kehilangan air, serta mendukung kelancaran pelayanan air bersih kepada pelanggan," ujar Mayang.
Wilayah Semarang Barat mendapat perhatian khusus dalam proses pemulihan layanan. Kawasan ini bergantung pada pasokan dari jaringan perpipaan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari, sehingga gangguan aliran terasa langsung bagi warga.
Perumda Air Minum Tirta Moedal telah menyampaikan pemberitahuan kepada pelanggan soal proses pemulihan yang tidak bisa dilakukan sekaligus. Pelanggan diminta memahami bahwa setelah perbaikan fisik pipa selesai, distribusi masih membutuhkan waktu untuk kembali normal.
Belum ada keterangan resmi mengenai berapa lama normalisasi aliran akan berlangsung penuh. Perumda Tirta Moedal menyatakan terus memantau kondisi jaringan selama masa pemulihan.
Selama aliran belum sepenuhnya normal, pelanggan diimbau menampung air secukupnya untuk kebutuhan mendesak. Warga yang mengalami gangguan berkepanjangan dapat melapor ke kanal layanan Perumda Air Minum Tirta Moedal agar penanganan di lapangan bisa diprioritaskan.
Perbaikan pipa air baku ini menjadi bagian dari upaya rutin menjaga keandalan sistem penyediaan air minum di Kota Semarang. Gangguan pada satu titik jaringan bisa berdampak luas karena jalur distribusi saling terhubung antarkawasan.