JAWA TENGAH — Sri Sultan Hamengku Buwono X menghadiri Dhaup Ageng Pura Mangkunegaran Solo, Jumat (6/11) malam, untuk menyampaikan doa bagi mempelai GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo dan KPH FX Adimas Rosdian. Kehadiran Sultan bersama KGPAA Paku Alam X menandai pertemuan tiga keraton Jawa dalam pernikahan besanan dengan keluarga Bos PO Rosalia Indah. Prosesi adat ini menyedot perhatian publik Solo karena digelar secara terbuka bagi tamu VIP.
Sri Sultan Hamengku Buwono X tiba di Pura Mangkunegaran sekitar pukul 18.42 WIB bersama Gusti Kanjeng Ratu Hemas dan putri-putrinya. Kedatangan rombongan disambut KGPAA Mangkunegara X yang keluar dari Ndalem Ageng, lalu bersama-sama berjalan menuju Paringgitan.
Sebelumnya, KGPAA Paku Alam X bersama istri, GKBRAA Paku Alam, lebih dulu sampai dan menunggu di pelataran Pendapa Ageng. Sejumlah tamu VIP masuk melalui pintu sisi timur kompleks kadipaten.
Selain Sultan HB X dan Paku Alam X, Paku Buwono XIV Purbaya dari Keraton Surakarta hadir sekitar pukul 19.00 WIB. PB XIV Purbaya datang didampingi GKR Panembahan Timoer Rumbay.
Ketua Lembaga Dewan Adat Keraton Surakarta GKR Wandansari Koes Moertiyah atau Gusti Moeng juga tampak hadir bersama suami, KPH Eddy Wirabhumi. Kehadiran para pemimpin tiga keraton ini menjadikan Dhaup Ageng sebagai ajang silaturahmi antardinasti Jawa.
Sultan HB X menyampaikan ucapan selamat dan doa secara langsung kepada GRAj Ancillasura Marina Sudjiwo dan KPH FX Adimas Rosdian. Ia berharap kedua mempelai berbahagia menjalani hidup bersama.
"Menyampaikan selamat atas perkawinan, semoga berbahagia, maturnuwun," kata Sultan HB X di Pura Mangkunegaran, Solo, Jumat (6/11) malam.
KGPAA Paku Alam X menambahkan harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar. Menurutnya, fondasi keluarga yang harmonis menjadi bekal utama bagi pasangan pengantin baru.
"Semoga semuanya lancar, kemudian mereka bisa membangun keluarga yang harmonis," ujar KGPAA Paku Alam X.
"Tentunya kita sama-sama berdoa untuk kelancaran acara ini," imbuhnya.
Dhaup Ageng kali ini mempertemukan Pura Mangkunegaran dengan keluarga Bos PO Rosalia Indah. Pernikahan besanan tersebut menyatukan tradisi keraton dengan kalangan pengusaha otobus asal Jawa Tengah.
Rangkaian prosesi adat Jawa digelar di kompleks Pura Mangkunegaran, salah satu pusat kebudayaan Jawa yang masih aktif hingga kini. Publik Solo dapat menyaksikan langsung atmosfer kadipaten yang biasanya terbatas untuk kalangan tertentu.
Bagi traveler yang tertarik pada wisata budaya, Pura Mangkunegaran membuka kunjungan museum dan pendapa pada hari kerja. Informasi jadwal kunjungan terbaru dapat dikonfirmasi melalui pengelola Pura Mangkunegaran atau dinas pariwisata setempat.