SURAKARTA — Warga Kota Solo kini bisa mendapatkan layanan konsultasi psikolog tanpa biaya di 636 Posyandu Plus yang tersebar di seluruh kecamatan. Pemkot Surakarta menggandeng 70 psikolog untuk mendampingi masyarakat yang membutuhkan pendampingan kesehatan mental, mulai dari ibu hamil, orang tua dengan anak balita, hingga warga lanjut usia.
Kebijakan ini merupakan perluasan fungsi posyandu yang sebelumnya hanya berfokus pada imunisasi, penimbangan balita, dan pemeriksaan kehamilan. Kini, setiap Posyandu Plus di Solo memiliki jadwal konsultasi psikologi yang bisa diakses secara gratis oleh warga setempat.
70 Psikolog Diterjunkan ke Seluruh Kecamatan
Pemkot Surakarta tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga tenaga ahli. Sebanyak 70 psikolog yang tersebar di 54 kelurahan siap memberikan layanan konseling secara terjadwal. Para psikolog ini berasal dari himpunan profesi dan praktisi independen yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Surakarta.
Setiap posyandu akan mendapatkan giliran kunjungan psikolog secara berkala. Warga yang ingin berkonsultasi cukup datang ke Posyandu Plus terdekat sesuai jadwal yang telah diumumkan oleh kader setempat.
Fakta Singkat Program Layanan Psikolog di Posyandu Solo
- 636 Posyandu Plus di Solo kini memiliki layanan konsultasi psikolog gratis
- 70 psikolog profesional dilibatkan untuk mendampingi masyarakat
- Layanan mencakup konseling ibu hamil, parenting, hingga kesehatan mental lansia
Mengapa Pemkot Solo Perluas Layanan Posyandu ke Kesehatan Mental?
Keputusan ini didasari pada meningkatnya kebutuhan pendampingan psikologis di tingkat komunitas. Banyak warga, terutama ibu rumah tangga dan lansia, yang enggan datang ke puskesmas atau rumah sakit untuk konsultasi psikolog karena alasan biaya atau stigma sosial. Dengan menghadirkan layanan di Posyandu Plus, Pemkot berharap hambatan tersebut bisa diminimalkan.
Program ini juga menjadi bagian dari strategi Pemkot Surakarta dalam memperkuat layanan kesehatan primer. Posyandu Plus yang sebelumnya menjadi ujung tombak penurunan stunting dan gizi buruk, kini diperluas fungsinya untuk menangani tekanan psikologis yang kerap dialami warga di perkotaan.
Dampak Langsung bagi Warga Solo
Warga yang memanfaatkan layanan ini tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Konsultasi psikolog di Posyandu Plus sepenuhnya gratis dan tidak dipungut biaya administrasi. Pemkot juga memastikan bahwa data dan kerahasiaan pasien tetap terjaga sesuai kode etik profesi psikolog.
Ke depan, Pemkot Surakarta berencana mengevaluasi program ini setiap enam bulan untuk menyesuaikan jumlah psikolog dan jadwal layanan dengan kebutuhan riil di lapangan. Jika animo warga tinggi, bukan tidak mungkin jumlah psikolog yang dilibatkan akan ditambah.