SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tidak hanya menggelar upacara seremonial dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) tahun ini. Sebagai bentuk aksi nyata, Pemkot mengajak warga bergotong royong membersihkan kawasan Benteng Vastenburg, salah satu situs cagar budaya peninggalan Belanda yang berada di pusat kota.
Benteng Bersejarah Jadi Fokus Kerja Bakti
Kerja bakti yang digelar baru-baru ini melibatkan puluhan ASN dari berbagai dinas, serta warga sekitar. Mereka bersama-sama menyapu area pelataran, membersihkan rumput liar yang tumbuh di sela-sela tembok benteng, dan mengangkut tumpukan sampah yang menumpuk di beberapa sudut.
Benteng Vastenburg sendiri merupakan bangunan bersejarah yang kerap dijadikan lokasi berbagai kegiatan publik. Namun, karena luasnya area, perawatan rutin kerap terkendala. Aksi bersih-bersih massal ini diharapkan bisa menjadi momentum untuk menjaga kebersihan dan keindahan situs tersebut.
Warga Antusias Jaga Kebersihan Kota
Warga yang terlibat mengaku antusias dengan ajakan Pemkot. Mereka menilai kegiatan semacam ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap aset sejarah kota.
"Kami senang diajak kerja bakti. Selain lingkungan jadi bersih, kami juga jadi lebih peduli sama cagar budaya yang ada di Solo," ujar salah seorang peserta kerja bakti. Semangat kebersamaan ini dinilai sejalan dengan tema kebangkitan nasional yang mengedepankan gotong royong.
Pemkot Dorong Partisipasi Masyarakat
Pihak Pemkot Solo berharap aksi bersih-bersih ini tidak berhenti pada peringatan Harkitnas saja. Ke depannya, kegiatan serupa akan diagendakan secara berkala untuk menjaga kebersihan titik-titik vital kota, termasuk kawasan bersejarah lainnya.
Dengan melibatkan warga secara langsung, Pemkot ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan dan merawat warisan budaya adalah tanggung jawab bersama. Ini menjadi langkah konkret mewujudkan Solo sebagai kota yang tidak hanya nyaman, tetapi juga kaya akan nilai sejarah.