GRESIK — SMK Muhammadiyah 1 Gresik mencatatkan capaian signifikan dalam penyerapan lulusan tahun ini. Dari total lulusan yang ada, hampir tiga perempatnya telah mengantongi kontrak kerja sebelum prosesi kelulusan digelar.
Angka Penyerapan Lulusan Tembus 73 Persen
Data yang dihimpun pihak sekolah menunjukkan bahwa 73 persen lulusan SMK Matig sudah diterima di berbagai perusahaan. Sebagian besar bekerja di sektor industri manufaktur dan jasa yang berada di kawasan Gresik dan sekitarnya.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Gresik menyebutkan bahwa program magang industri menjadi kunci utama. Siswa yang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di semester akhir langsung direkrut oleh perusahaan tempat mereka magang.
Dampak Program Magang Industri Bagi Siswa
Program ini tidak hanya mempercepat masa tunggu kerja bagi lulusan, tetapi juga mengurangi angka pengangguran muda di Kabupaten Gresik. Sekolah menjalin kerja sama dengan puluhan perusahaan lokal dan nasional untuk memastikan kurikulum sesuai kebutuhan industri.
“Kami terus memperbarui MoU dengan mitra industri setiap tahun. Tujuannya agar kompetensi siswa benar-benar siap pakai saat lulus,” ujar Kepala SMK Matig Gresik dalam keterangan resmi yang diterima, Senin lalu.
Fakta Singkat Capaian SMK Matig Gresik
- 73 persen lulusan sudah bekerja sebelum wisuda
- Mayoritas siswa diserap oleh perusahaan manufaktur dan jasa
- Program magang industri menjadi jalur utama rekrutmen
- Kerja sama dengan puluhan mitra industri diperbarui setiap tahun
Pihak sekolah menargetkan angka tersebut bisa meningkat menjadi 80 persen pada tahun ajaran mendatang. Upaya ini dilakukan dengan memperluas jaringan industri dan menambah jam praktik siswa di lapangan.
Relevansi dengan Kebutuhan Tenaga Kerja di Gresik
Gresik yang dikenal sebagai kawasan industri memiliki permintaan tenaga kerja terampil yang tinggi. Lulusan SMK yang sudah terlatih sejak bangku sekolah menjadi incaran utama perusahaan. Capaian SMK Matig ini menjadi contoh bagi sekolah kejuruan lain di Jawa Timur dalam menyiapkan lulusan yang siap kerja.