SEMARANG — Dua kesepakatan baru antara Pemprov Jawa Tengah dan Provinsi Fujian, Tiongkok, ditandatangani dalam rangka memperkuat hubungan ekonomi kedua daerah. Kesepakatan pertama mencakup penguatan kerja sama investasi dan perdagangan yang ditandatangani oleh Dinas Penanaman Modal Provinsi Jawa Tengah dengan Departemen Perdagangan Provinsi Fujian. Kesepakatan kedua menyasar program pertukaran pemuda untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.
KITB Jadi Salah Satu Fokus Utama Kunjungan
Wakil Gubernur Fujian Zhao Zenglian mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini secara khusus meninjau perkembangan kerja sama yang sudah berjalan. Salah satu agenda utamanya adalah perjalanan ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).
"Kami lakukan beberapa agenda di Jawa Tengah serta perjalanan ke KITB. Tujuan perjalanan kali ini lebih fokus pada kesepakatan dua negara untuk realisasi. Kunjungan kali ini sangat berhasil," kata Zhao Zenglian.
Ia menambahkan, di KITB pihaknya melihat langsung perusahaan atau tenant di kawasan industri dan menilai komunikasi yang terjalin sudah sangat bagus. Kawasan ini merupakan bagian dari skema pengembangan Two Countries Twin Parks antara Indonesia dan Tiongkok.
Pemprov Jateng Harap Investasi Fujian Meluas
Sekda Jateng Sumarno menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menegaskan KITB menjadi salah satu proyek penting bagi Jawa Tengah dan berharap kerja sama investasi dari Fujian terus berlanjut.
"Tidak hanya KITB, Jawa Tengah ada banyak kawasan industri. Kerja sama terkait investasi dan perdagangan dari Fujian sangat kami harapkan," ujar Sumarno.
Menurutnya, pengembangan kawasan industri ini akan memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja lokal maupun peningkatan nilai perdagangan bilateral. Pemprov Jateng membuka peluang investasi di kawasan industri lain di luar Batang untuk memperluas dampak ekonomi.