Pencarian

Beli Obat di Gojek Kini Bisa 30 Menit Sampai, Begini Cara Hindari Obat Palsu

Rabu, 03 Juni 2026 • 00:40:01 WIB
Beli Obat di Gojek Kini Bisa 30 Menit Sampai, Begini Cara Hindari Obat Palsu
Layanan GoMed di Gojek memungkinkan pengiriman obat dalam 30 menit dari apotek resmi.

JAWA TENGAH — Jakarta — Beli obat tanpa keluar rumah bukan lagi sekadar opsi, melainkan kebutuhan di tengah mobilitas tinggi warga kota. Lewat fitur GoMed di aplikasi Gojek, pengguna bisa memesan obat bebas hingga obat keras dengan resep dokter, dan barang sampai dalam hitungan menit. Yang membedakan dengan jasa titip biasa: semua apotek mitra wajib punya Surat Izin Apotek (SIA) dan Surat Izin Praktik Apoteker (SIPA).

Obat Palsu Marak, GoMed Jadi Alternatif Aman?

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selama ini terus memperingatkan peredaran obat palsu di platform digital tak resmi. GoMed memotong rantai pasok gelap itu dengan mengirimkan obat langsung dari apotek fisik legal ke tangan konsumen. Tidak ada perantara pihak ketiga yang tak terverifikasi, sehingga risiko obat palsu bisa ditekan.

Layanan ini juga terintegrasi penuh dengan Halodoc. Pengguna bisa konsultasi dokter daring, dapat resep digital, lalu langsung menebusnya tanpa perlu cetak resep fisik. "Semua apotek mitra wajib memiliki SIA dan SIPA," demikian tertulis dalam kebijakan layanan Gojek.

Beli Obat Bebas vs Obat Resep: Ini Bedanya

Di platform GoMed, obat dibagi dalam tiga kategori. Pertama, obat bebas bertanda lingkaran hijau yang bisa dibeli langsung tanpa resep. Kedua, obat bebas terbatas dengan lingkaran biru yang tetap bisa dibeli tanpa resep tapi ada peringatan khusus. Ketiga, obat keras dengan lingkaran merah yang mewajibkan unggahan foto resep dokter valid atau hasil konsultasi di platform.

Sistem GPS akan mendeteksi lokasi pengguna dan mencari apotek mitra terdekat — mulai dari Kimia Farma, Century, Guardian, hingga apotek lokal berizin. Tujuannya memangkas ongkos kirim dan memastikan obat tiba kurang dari 60 menit, bahkan rata-rata 30-45 menit dalam radius 5-10 kilometer.

Pembayaran Bisa Pakai GoPay atau PayLater

Gojek menyediakan opsi pembayaran mulai dari GoPay, PayLater, hingga kartu kredit atau debit. Setelah pembayaran terverifikasi, pesanan diteruskan ke mitra pengemudi yang akan menjemput obat di apotek terkait. Kemasan obat biasanya disegel rapat dan tertutup untuk menjaga privasi kondisi medis pengguna.

Satu keunggulan lain: riwayat transaksi tersimpan otomatis. Ini memudahkan pengguna memantau penggunaan obat di masa lalu saat konsultasi dokter di kemudian hari.

Apa Saja Syarat Beli Obat Keras di Gojek?

Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) mewajibkan resep untuk obat-obat tertentu guna mencegah penyalahgunaan dan resistensi antibiotik. Pengguna cukup memotret resep dari dokter dan mengunggahnya di aplikasi. Jika belum punya resep, bisa konsultasi dulu dengan dokter lewat fitur Halodoc yang tersedia di platform yang sama.

Bagi pengguna baru, fitur GoMed bisa diakses dari halaman utama aplikasi Gojek. Cari ikon palang medis bertuliskan GoMed, atau klik tombol "Lainnya" jika ikon tersebut tidak langsung terlihat. Setelah masuk, pengguna akan diarahkan ke antarmuka yang terintegrasi dengan sistem Halodoc.

Bagikan
Sumber: mawar#4193

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks