Pencarian

Harga Pertamax Naik Mendadak Tengah Malam, Komisi XII DPR Panggil ESDM dan Pertamina Pekan Depan

Kamis, 11 Juni 2026 • 16:00:31 WIB
Harga Pertamax Naik Mendadak Tengah Malam, Komisi XII DPR Panggil ESDM dan Pertamina Pekan Depan
Komisi XII DPR panggil Kementerian ESDM dan Pertamina terkait kenaikan harga Pertamax mendadak.

JAWA TENGAH — Komisi XII DPR RI tidak ingin kenaikan harga BBM nonsubsidi hanya menjadi kebijakan sepihak yang membebani masyarakat tanpa transparansi. Politikus Dony Maryadi Oekon menegaskan bahwa pemanggilan terhadap Kementerian ESDM dan Pertamina akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Kita berbicara dalam waktu dekat dengan memanggil pihak yang terkait dalam hal ini Kementerian ESDM dan juga Pertamina untuk alasan dasar dan juga cara berhitung mereka untuk menaikkan harga BBM," ujar Dony kepada wartawan, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, rapat dengar pendapat itu diharapkan bisa menjawab tanda tanya besar masyarakat yang mendapati harga Pertamax dan Pertamax Green naik tanpa pemberitahuan sebelumnya. "Mudah-mudahan setelah pertemuan nanti kita mendapat jawaban yang konkret," imbuhnya.

Gejolak Harga Minyak Dunia Jadi Dalih Kenaikan

Di tengah kritik, Dony mengakui bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi memang tidak bisa dilepaskan dari kondisi pasar global. Ia menjelaskan bahwa produk non-PSO atau nonsubsidi seperti Pertamax selama ini mengikuti mekanisme harga internasional.

"Kalau kita ingin mengikuti dengan harga yang lama, memang harga minyak dunia sedang meningkat, dengan efek dari geopolitik yang ada hari ini, buktinya sekarang naik," kata Dony.

Pernyataan ini memperkuat dugaan bahwa keputusan Pertamina menaikkan harga di tengah malam merupakan respons atas lonjakan harga minyak mentah yang terus bergejolak akibat konflik di sejumlah kawasan penghasil energi.

Dampak Langsung ke Kantong Pengguna Pertamax

Kenaikan yang berlaku efektif sejak Kamis malam langsung dirasakan pemilik kendaraan yang biasa mengisi Pertamax dan Pertamax Green. Meski nominal kenaikan per liter bervariasi di tiap daerah, kebijakan ini dipastikan menambah beban pengeluaran bulanan masyarakat kelas menengah yang menjadi konsumen utama BBM nonsubsidi.

Belum ada pernyataan resmi dari Pertamina mengenai berapa persisnya kenaikan harga terbaru atau jadwal evaluasi selanjutnya. Publik kini menunggu hasil pertemuan antara DPR, Kementerian ESDM, dan Pertamina yang dijadwalkan dalam waktu dekat untuk mendapatkan kejelasan skema perhitungan dan potensi penyesuaian di masa depan.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks