Pencarian

Potensi PAD Batang Bocor dari Parkir Insidentil, DPRD Fokus Benahi Parkir Jumat Kliwon di Alun-Alun

Senin, 20 Juli 2026 • 17:50:31 WIB
Potensi PAD Batang Bocor dari Parkir Insidentil, DPRD Fokus Benahi Parkir Jumat Kliwon di Alun-Alun
Ketua Komisi II DPRD Batang, H. Fatkhur Rohman, mendorong Dishub untuk memperkuat pengelolaan parkir insidentil di kawasan Alun-Alun Batang.
II DPRD Kabupaten Batang mendorong optimalisasi retribusi parkir insidentil sebagai sumber baru Pendapatan Asli Daerah (PAD). Prioritas pembenahan difokuskan pada aktivitas parkir rutin saat penyelenggaraan pasar Jumat Kliwon di kawasan Alun-Alun Batang. Langkah ini diambil untuk menutup potensi kebocoran penerimaan daerah yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal. ISI:

BATANG — Ketua Komisi II DPRD Batang, H. Fatkhur Rohman, SH, mendesak Dinas Perhubungan (Dishub) memperkuat pengelolaan parkir bersama juru parkir dan pemegang surat perjanjian kerja (SPK). Fokus utama menyasar parkir di kawasan Alun-Alun saat kegiatan Jumat Kliwon yang berlangsung setiap bulan.

"Dishub kami dorong berkoordinasi dengan warga, juru parkir, dan pemegang SPK agar parkir insidentil bisa dikelola setiap pelaksanaan Jumat Kliwon," kata Fatkhur Rohman, Senin (20/7/2026).

Parkir Insidentil: Sumber PAD yang Belum Tergarap

Menurut Fatkhur, pengelolaan parkir insidentil yang lebih tertib diyakini mampu meningkatkan kontribusi sektor parkir terhadap PAD Kabupaten Batang. Ia mengakui masih ada potensi pendapatan yang belum masuk kas daerah saat berlangsung kegiatan berskala besar.

Salah satu contohnya konser musik yang menghadirkan artis nasional seperti Denny Caknan maupun NDX A.K.A. Meski demikian, Komisi II memilih memprioritaskan pembenahan parkir pada kegiatan rutin bulanan terlebih dahulu.

Mengapa Parkir Jumat Kliwon Jadi Prioritas?

Pasar Jumat Kliwon di Alun-Alun Batang merupakan kegiatan rutin bulanan yang melibatkan ribuan pengunjung. Aktivitas ini dinilai memiliki potensi retribusi parkir besar namun belum dikelola secara optimal.

Komisi II menilai pengelolaan parkir insidentil yang baik dapat menjadi sumber PAD baru yang signifikan. Dengan koordinasi lebih erat antara Dishub, juru parkir, dan pemegang SPK, potensi kebocoran retribusi bisa ditekan.

Fatkhur menambahkan, pihaknya akan terus mengawal proses pembenahan ini agar memberikan dampak nyata bagi peningkatan PAD Kabupaten Batang. Langkah ini juga diharapkan menjadi contoh bagi pengelolaan parkir pada kegiatan berskala besar lainnya di masa mendatang.

Bagikan
Sumber: jateng.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks