Pencarian

Konsumsi Ikan Warga Klaten Baru 18 Kg per Tahun, DKPP Gencarkan Program Gemarikan untuk Cegah Stunting

Minggu, 14 Juni 2026 • 21:31:31 WIB
Konsumsi Ikan Warga Klaten Baru 18 Kg per Tahun, DKPP Gencarkan Program Gemarikan untuk Cegah Stunting
DKPP Klaten menggelar sosialisasi Gemarikan untuk meningkatkan konsumsi ikan warga.

KLATEN — Kepala DKPP Klaten, Iwan Kurniawan, mengungkapkan bahwa kebiasaan masyarakat yang masih terpaku pada lauk tahu, tempe, dan telur menjadi salah satu penyebab rendahnya konsumsi ikan. Padahal, ikan air tawar merupakan potensi lokal yang melimpah di wilayah tersebut.

“Sehingga konsumsi ikan kita sangat perlu ditingkatkan. Saya berharap bapak-ibu tidak memberikan lauk yang itu-itu saja, tahu-tempe-telur, namun juga dengan penambahan gizi melalui konsumsi ikan,” ujarnya.

Target Utama: Menekan Angka Stunting

Program Gemarikan tidak sekadar kampanye makan ikan. Iwan menegaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Klaten. Dengan asupan protein hewani yang cukup, pertumbuhan dan kecerdasan anak diharapkan lebih optimal.

“Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan kualitas konsumsi keluarga dan meningkatkan status gizi keluarga,” kata Iwan.

Sosialisasi di Desa Malangan Jadi Pilot Project

DKPP Klaten memulai sosialisasi Gemarikan di Desa Malangan, Kecamatan Tulung, beberapa waktu lalu. Dalam kegiatan itu, warga dikenalkan berbagai olahan ikan air tawar yang mudah dibuat dan bernilai gizi tinggi. Iwan berharap desa ini bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Klaten.

Pemilihan Desa Malangan bukan tanpa alasan. Wilayah tersebut memiliki akses cukup baik terhadap budidaya ikan air tawar, sehingga pasokan bahan baku tidak menjadi kendala.

Bupati Klaten: Ikan Masih Kalah Populer Dibanding Ayam dan Telur

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengapresiasi langkah DKPP. Ia mengakui bahwa ikan masih kalah populer dibandingkan sumber protein lain seperti daging ayam dan telur di kalangan masyarakat.

“Harapannya dengan sosialisasi ini, masyarakat semakin punya pandangan yang luas dalam memilih nutrisi untuk keluarga. Sehingga anak-anak akan semakin sehat dan semakin cerdas dengan asupan gizi yang optimal dari konsumsi ikan,” paparnya.

Potensi Ikan Air Tawar Klaten Belum Tergarap Maksimal

Klaten sebenarnya memiliki potensi perikanan air tawar yang cukup besar, mulai dari budidaya lele, nila, hingga patin. Namun, minat masyarakat untuk mengolah dan mengonsumsinya masih rendah. Program Gemarikan diharapkan bisa mengubah pola pikir warga agar lebih variatif dalam memilih lauk sehari-hari.

Ke depan, DKPP berencana memperluas sosialisasi ke kecamatan-kecamatan lain dengan menggandeng kader posyandu dan PKK. Langkah ini dinilai strategis karena para kader memiliki akses langsung ke ibu-ibu rumah tangga yang menjadi penentu menu keluarga.

Bagikan
Sumber: beritajateng.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks