Pencarian

Anggaran Jalan Provinsi di Wonogiri Melonjak Jadi Rp42 Miliar, Enam Ruas Strategis Menuju Jatim dan DIY Siap Dibangun

Selasa, 16 Juni 2026 • 20:07:31 WIB
Anggaran Jalan Provinsi di Wonogiri Melonjak Jadi Rp42 Miliar, Enam Ruas Strategis Menuju Jatim dan DIY Siap Dibangun
Pembangunan enam ruas jalan strategis di Wonogiri siap digenjot dengan anggaran Rp42 miliar.

SEMARANG — Lonjakan anggaran hingga lebih dari empat kali lipat itu menjadi bagian dari alokasi Rp200 miliar yang disiapkan Pemprov Jateng untuk percepatan pembangunan infrastruktur di berbagai daerah. Wonogiri menjadi salah satu prioritas utama karena kondisi sejumlah ruas jalannya dinilai membutuhkan penanganan segera.

Ruas Ngadirojo-Biting Jadi Akses Utama ke Ponorogo

Salah satu proyek yang masuk dalam paket pekerjaan adalah Jalan Ngadirojo-Biting. Ruas sepanjang sekitar 40 kilometer ini merupakan akses langsung menuju perbatasan Jawa Timur dan terhubung dengan jaringan jalan utama di Kabupaten Ponorogo.

Jalur ini disebut menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat, terutama untuk distribusi barang dan mobilitas warga antarprovinsi.

Betonisasi dan Pengaspalan di Ngadirojo-Giriwoyo

Pembangunan juga menyasar ruas Jalan Ngadirojo-Giriwoyo yang membentang 37 kilometer. Pekerjaan meliputi betonisasi dan pengaspalan dua lapis pada sejumlah titik. Ruas ini menghubungkan Wonogiri dengan jalan nasional menuju Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Selain itu, Jalan Wonogiri-Manyaran-Blimbing yang berbatasan langsung dengan Daerah Istimewa Yogyakarta juga masuk dalam program. Jalur tersebut dinilai penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang antardaerah.

Kepala DPUPR Jateng: Gubernur Ingin Jalan Provinsi Digenjot

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, mengatakan tambahan anggaran ini merupakan instruksi langsung Gubernur Ahmad Luthfi.

"Bapak Gubernur ingin jalan-jalan provinsi digenjot pembangunannya. Kebijakan alokasi tambahan ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas jalan dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat," ujarnya usai mengecek ruas jalan Ngadirojo-Giriwoyo, Senin, 15 Juni 2026.

Kemantapan Jalan Anjlok, dari 92 Persen ke 68 Persen

Henggar menjelaskan, Wonogiri menjadi daerah dengan penurunan tingkat kemantapan jalan paling tinggi pada tahun ini. Kondisi jalan mantap yang sebelumnya mencapai 92 persen kini turun menjadi sekitar 68 persen.

Penyebabnya beragam, mulai dari faktor usia jalan, tingginya volume kendaraan, curah hujan, hingga kondisi tanah yang labil di sejumlah titik.

Warga: Jalan Berlubang Sering Bocorkan Ban

Harapan besar datang dari warga setempat. Surya, warga Ngadirojo, mengaku sering menjumpai jalan berlubang dan bergelombang di ruas Ngadirojo-Giriwoyo.

"Kondisi jalan selama ini kerap menyebabkan ban kendaraan bocor sehingga perbaikan jalan sangat dinantikan masyarakat," katanya.

DPUPR Wonogiri: Manfaat untuk Kesejahteraan Warga

Kepala Dinas DPUPR Wonogiri, Prihadi Ariyanto, menyambut baik tambahan anggaran tersebut. Ia berharap pembangunan bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata.

"Terima kasih pada Pak Gubernur mengalokasikan pembangunan jalan di Wonogiri. Setelah jadi, bisa bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan warga dan jalan dirawat bersama-sama," ujarnya.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks