JAWA TENGAH — Infantino mengungkapkan rencana tersebut saat ditanya soal peran Trump dalam upacara penutupan di New York New Jersey Stadium. Ini bukan pertama kalinya Trump terlibat dalam seremoni pemberian trofi sepak bola level dunia. Sebelumnya, ia melakukan hal serupa saat final Piala Dunia Antarklub 2025 yang dimenangkan Chelsea.
Momen Canggung di Podium Chelsea
Pengalaman Trump membagikan trofi kepada Chelsea di final Piala Dunia Antarklub tahun lalu meninggalkan kesan unik bagi para pemain. Bek Chelsea, Reece James, mengaku sempat bingung karena Trump tidak langsung turun dari podium setelah menyerahkan trofi.
"Mereka bilang dia akan memberikan trofi lalu keluar panggung. Saya pikir dia akan keluar, tapi ternyata dia ingin tetap di sana," ujar James. Ia menambahkan, "Jujur saja suaranya sangat keras. Saya tidak bisa mendengar terlalu jelas. Dia hanya mengucapkan selamat kepada saya dan tim karena meraih trofi dan menyuruh kami menikmati momen itu."
Cole Palmer: Saya Agak Bingung
Pemain Chelsea lainnya, Cole Palmer, yang mencetak dua gol ke gawang Paris Saint-Germain di final itu, juga mengaku terkejut dengan situasi tersebut. "Saya tahu dia akan ada di sini, tapi saya tidak tahu dia akan naik ke podium saat kami mengangkat trofi. Saya agak bingung, ya," kata Palmer.
Infantino: Kami Bersama Sepanjang Waktu
Meski Trump jarang memberikan pernyataan publik tentang Piala Dunia sejak turnamen dimulai pada 11 Juni, Infantino menegaskan hubungan mereka sangat erat. "Kami akan bersama dengan presiden menikmati final dan menyerahkan trofi kepada pemenang, tentu saja," ujar Infantino. Saat ditanya apakah mereka akan melakukannya bersama, ia menambahkan, "Tentu saja, kami bersama sepanjang waktu."
Keputusan ini dipastikan akan menjadi sorotan global, mengingat Trump adalah presiden negara tuan rumah yang jarang muncul di agenda publik terkait Piala Dunia. Final 19 Juli nanti akan menjadi panggung terbesarnya dalam ajang ini.