TEGAL — Sebanyak lima kabupaten di Pantura Barat Jawa Tengah kebagian jatah perbaikan jalan provinsi tahun depan. Pemprov Jateng menggelontorkan total anggaran lebih dari Rp 49 miliar untuk pemeliharaan rutin, peningkatan ruas, dan rehabilitasi jalan di wilayah Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, dan Batang.
Anggaran itu diumumkan dalam Rembug Pembangunan di Pendapa Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Senin (22/6/2026). Acara itu dihadiri kepala daerah dari wilayah pengembangan Bregasmalang (Brebes, Tegal, Kota Tegal, Pemalang) dan Petanglong (Batang, Pekalongan, Kota Pekalongan, Pemalang).
Berapa Anggaran untuk Masing-Masing Daerah?
Kabupaten Brebes menjadi daerah dengan alokasi terbesar. Pemprov menyiapkan Rp9,345 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan provinsi sepanjang 143 kilometer. Selain itu, ada Rp14,23 miliar untuk peningkatan ruas Bumiayu–Salem dan Sirampog–Bumiayu, serta Rp9,39 miliar untuk rehabilitasi ruas Kersana–Bandungsari, Bandungsari–Pananggapan, dan Bandungsari–Salem.
Kabupaten Pemalang mendapat Rp6,1 miliar untuk pemeliharaan rutin. Sementara Kabupaten Pekalongan memperoleh Rp5,67 miliar untuk pemeliharaan rutin dan Rp5,27 miliar untuk peningkatan ruas Wiradesa–Kajen. Kabupaten Batang menerima Rp5,06 miliar untuk pemeliharaan ruas jalan provinsi sepanjang 76,99 kilometer.
Mengapa Jalan Pantura Mendapat Prioritas?
Menurut Gubernur Ahmad Luthfi, pembangunan infrastruktur jalan menjadi upaya mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan memperlancar distribusi barang maupun jasa antardaerah. Ia juga menekankan pentingnya kondisi jalan yang mantap karena Jawa Tengah merupakan salah satu jalur utama arus mudik nasional.
Penurunan kemantapan jalan terjadi setelah hujan berkepanjangan pada awal tahun. Padahal, pada 2025, Jawa Tengah sempat menempati peringkat kedua nasional dengan tingkat kemantapan mencapai 94 persen.
Kesiapan DPUPR dalam Mengeksekusi Program
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menyatakan pihaknya siap menjalankan program pemeliharaan jalan yang telah direncanakan.
“Secara keseluruhan untuk alokasi ruas jalan sudah kita plotting,” ujar Henggar.