Pencarian

Proyek Jalan Pandanaran Boyolali Rp7,5 Miliar Ditunda, Anggaran Dialihkan ke Ruas Sawit dan Cepogo

Jumat, 10 Juli 2026 • 15:17:31 WIB
Proyek Jalan Pandanaran Boyolali Rp7,5 Miliar Ditunda, Anggaran Dialihkan ke Ruas Sawit dan Cepogo
Pemkab Boyolali memutuskan menunda proyek peningkatan Jalan Pandanaran senilai Rp7,5 miliar.

BOYOLALI — Proyek peningkatan Jalan Pandanaran yang semula dianggarkan Rp7,5 miliar dalam APBD 2026 resmi ditunda. Pemkab Boyolali memutuskan memindahkan alokasi dana tersebut ke ruas jalan di Sawit dan Cepogo yang kondisinya dinilai lebih kritis dan membutuhkan penanganan segera.

Dua Ruas Prioritas Pengganti: Sawit dan Cepogo

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Boyolali menyebutkan bahwa perbaikan di dua kecamatan itu sudah masuk daftar tunggu sejak tahun sebelumnya. Jalan di Sawit, misalnya, mengalami kerusakan struktural yang mengganggu akses warga menuju pusat kecamatan. Sementara itu, ruas di Cepogo menjadi jalur alternatif penghubung antar desa yang volume kendaraannya terus meningkat.

Anggaran yang sama, Rp7,5 miliar, akan digunakan untuk pekerjaan pengaspalan ulang dan perbaikan badan jalan di kedua titik tersebut. Tidak ada perubahan nilai pagu, hanya pergeseran lokasi sasaran.

Mengapa Jalan Pandanaran Ditunda?

Penundaan proyek Jalan Pandanaran bukan karena masalah anggaran, melainkan karena perubahan prioritas teknis. Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa beberapa ruas di Sawit dan Cepogo memiliki tingkat kerusakan yang lebih parah dan langsung berdampak pada mobilitas harian warga.

“Kami tidak menghapus proyek Jalan Pandanaran, hanya menggeser jadwal pelaksanaannya. Tahun ini, fokus kami di titik yang lebih mendesak,” ujar Kepala DPUPR Boyolali dalam rapat koordinasi pekan lalu.

Dampak bagi Warga dan Jadwal Baru

Warga di Sawit dan Cepogo menyambut positif keputusan ini. Selama ini, mereka kerap mengeluhkan jalan berlubang yang menyebabkan kecelakaan tunggal, terutama saat hujan. Dengan dialihkannya anggaran, perbaikan bisa dimulai lebih cepat dari jadwal awal yang direncanakan untuk 2027.

Pemkab Boyolali menargetkan proses tender untuk proyek di dua ruas prioritas itu rampung pada awal 2026. Pengerjaan fisik ditargetkan selesai sebelum pertengahan tahun, bertepatan dengan musim kemarau agar kualitas aspal maksimal.

Sementara itu, proyek Jalan Pandanaran akan kembali diusulkan dalam pembahasan APBD Perubahan atau dianggarkan ulang pada tahun anggaran berikutnya. Pemkab memastikan proyek itu tidak dihapus, hanya mundur dari jadwal semula.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarsolo.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks