KEBUMEN — Bupati Kebumen Lilis Nuryani meninjau langsung layanan di Puskesmas Pejagoan dan menyoroti sejumlah aspek yang dinilai perlu pembenahan. Kedisiplinan petugas, lama waktu tunggu pasien, dan sikap keramahan menjadi tiga hal yang paling ia perhatikan dalam kunjungan tersebut.
Menurut Lilis, pelayanan yang sudah berjalan baik harus tetap dipertahankan, sementara bagian yang masih kurang segera diperbaiki. Ia menekankan bahwa pasien yang datang membawa keluhan kesehatan tidak boleh dipersulit oleh alur administrasi maupun antrean yang panjang.
Keramahan Jadi Prioritas, Bukan Sekadar Prosedur
Lilis meminta petugas puskesmas menempatkan sikap humanis di depan setiap layanan. Baginya, pendekatan personal ke pasien sama pentingnya dengan kecepatan penanganan medis.
"Pelayanan yang sudah baik ini terus dipertahankan dan ditingkatkan. Utamakan keramahan dan ketulusan dalam melayani. Layani setiap warga yang datang seperti merawat keluarga sendiri," ujar Lilis.
Ia juga menyoroti pentingnya penataan sistem antrean. Prosedur yang berbelit, kata dia, justru membuat warga enggan kembali ke puskesmas meski fasilitas itu paling dekat dengan tempat tinggal mereka.
"Jangan sampai masyarakat yang datang untuk mendapatkan pelayanan justru merasa kesulitan. Kita ingin pelayanan tetap sederhana, cepat, dan ramah," tegasnya.
Kebersihan Ruang Tunggu hingga Lingkungan Puskesmas
Selain kualitas layanan, Bupati Kebumen meminta kebersihan dan kenyamanan fasilitas puskesmas dijaga. Perhatian itu mencakup ruang tunggu pasien hingga lingkungan di sekitar gedung puskesmas.
Lilis menilai puskesmas berperan sebagai fasilitas kesehatan paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kualitas pelayanan di tingkat puskesmas menentukan seberapa mudah warga memperoleh akses kesehatan yang layak.
Ia berharap seluruh petugas puskesmas bekerja dengan mengedepankan disiplin, kepedulian, dan sikap humanis kepada setiap pasien. Dengan begitu, warga diharapkan merasa lebih nyaman ketika membutuhkan layanan kesehatan di puskesmas.