JAWA TENGAH — PLN UIW NTB baru saja memastikan keamanan "otak" sistem kelistrikan Pulau Lombok. Melalui Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) NTB, perusahaan meraih medali emas dalam audit Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) Objek Vital Nasional (Obvitnas) yang digelar Baharkam Polri pertengahan Juli lalu. Objek yang diaudit adalah Distribution Control Center (DCC) dan Server SCADA Lombok—dua fasilitas yang menjadi pusat kendali dan monitoring jaringan listrik di provinsi tersebut.
Apa Isi Audit Baharkam Polri?
Tim Baharkam Polri tidak main-main. Selama tiga hari, mereka memeriksa tumpukan dokumen, mengecek langsung peralatan keamanan di lapangan, mengamati prosedur pengamanan fisik, hingga mewawancarai petugas yang berjaga. Tujuannya satu: memastikan sistem pengamanan di DCC dan server SCADA benar-benar tahan terhadap gangguan, baik dari dalam maupun luar.
Hasilnya, PLN UP2D NTB dinyatakan layak menyandang predikat tertinggi. "Gold Medal ini bukan sekadar plakat. Ini bukti bahwa implementasi sistem pengamanan kami sudah berjalan efektif dan konsisten," ujar Manager PLN UP2D NTB, Faris Fitrianto.
Server SCADA: Jantung Kelistrikan yang Wajib Diamankan
Server SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) adalah sistem yang memungkinkan operator memantau dan mengendalikan gardu listrik dari jarak jauh. Jika server ini bobol atau rusak, dampaknya bisa krusial: distribusi listrik ke rumah sakit, bandara, hingga kawasan wisata di Lombok bisa kacau. Makanya, pemerintah menetapkannya sebagai Objek Vital Nasional yang pengamanannya diawasi langsung oleh Polri.
Faris menambahkan, pencapaian ini adalah hasil kerja keras seluruh tim yang menjadikan keamanan infrastruktur sebagai prioritas. "Sistem manajemen pengamanan yang berkelanjutan jadi fondasi agar operasional DCC dan server SCADA tetap aman, andal, dan layanan ke pelanggan tetap berkualitas," jelasnya.
Dampak untuk Masyarakat NTB
Bagi warga NTB, terutama di Lombok, Gold Medal ini berarti jaminan keandalan pasokan listrik ke depan. Dengan pusat kendali yang aman, risiko gangguan akibat sabotase atau kegagalan sistem bisa ditekan. PLN pun bisa lebih fokus menjaga nyala listrik tanpa khawatir "jantung" pengendaliannya terancam.
General Manager PLN UIW NTB, Yondri Zulfadli, menegaskan bahwa keamanan adalah fondasi utama. "Keamanan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan. Raihan Gold Medal ini menjadi cerminan komitmen PLN UIW NTB untuk terus memperkuat tata kelola pengamanan," ujarnya. Ia juga optimistis kolaborasi dengan Baharkam Polri akan terus menghasilkan perbaikan, sehingga layanan kelistrikan di NTB makin berkualitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.