Pencarian

IHSG Ditutup Hijau Tipis ke 6.041, Transaksi Capai Rp11,3 Triliun dengan Volume 21,8 Miliar Saham

Kamis, 16 Juli 2026 • 10:34:01 WIB
IHSG Ditutup Hijau Tipis ke 6.041, Transaksi Capai Rp11,3 Triliun dengan Volume 21,8 Miliar Saham
Layar monitor menampilkan pergerakan IHSG yang ditutup menguat tipis ke level 6.041 dengan total transaksi mencapai Rp11,3 triliun.

JAWA TENGAH — Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 348 saham berhasil ditutup di zona hijau, sementara 286 saham melemah dan 331 saham lainnya stagnan. Dari sisi indeks unggulan, LQ45 menguat 0,17% ke level 599, IDX30 naik tipis 0,02% menjadi 338, namun JII justru tertekan 0,51% ke 362 dan MNC36 melemah 0,12% ke 262.

Enam Sektor Menghijau, Energi dan Keuangan Justru Tertekan

Kinerja sektoral terbelah pada sesi ini. Enam sektor berhasil mempertahankan posisi di zona hijau, dipimpin oleh konsumer siklikal, infrastruktur, properti, bahan baku, transportasi, dan teknologi. Namun, lima sektor lainnya masih tertekan, yakni energi, konsumer non-siklikal, keuangan, industri, dan kesehatan.

Kondisi ini menunjukkan rotasi sektoral masih berlangsung, di mana investor mulai melirik saham-saham siklikal dan defensif lain sambil melepas posisi di sektor energi dan keuangan yang sebelumnya menjadi motor penggerak.

Top Gainers: Saham Ciptadana Asset Management Melonjak 34,78%

Pada jajaran saham dengan kenaikan tertinggi, PT Ciptadana Asset Management memimpin dengan lonjakan 34,78% ke Rp93. Disusul PT Indal Aluminium Industry Tbk (INAI) yang naik 34,59% ke Rp179, dan PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) menguat 24,77% ke posisi Rp272.

Kenaikan signifikan pada saham-saham ini umumnya didorong oleh volume transaksi yang tidak biasa atau aksi spekulatif jangka pendek, mengingat kapitalisasi pasar yang relatif kecil.

Top Losers: SINI dan HRME Terkoreksi Hampir 10%

Di sisi lain, PT Singaraja Putra Tbk (SINI) menjadi yang terpuruk dengan penurunan 9,86% ke Rp6.625. PT Menteng Heritage Realty Tbk (HRME) turun 9,80% ke Rp46, dan PT ALSOK Indonesia Services Tbk (SOSS) melemah 9,79% ke Rp875.

Tekanan jual yang cukup deras pada saham-saham ini mengindikasikan aksi ambil untung atau realokasi portofolio investor ke sektor lain yang dianggap lebih prospektif dalam jangka pendek.

Dengan transaksi menembus Rp11,3 triliun, volume perdagangan hari ini tergolong tinggi dan menunjukkan likuiditas pasar yang cukup aktif. Investor disarankan mencermati pergerakan sektoral dan sentimen global yang masih mempengaruhi arah IHSG pada sesi-sesi berikutnya.

Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks