JAWA TENGAH — Panen Raya Serentak tebu, padi, dan kedelai yang digelar di 43 titik di Indonesia menjadi panggung BULOG memamerkan kinerja pengadaan beras. Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, mendampingi Presiden Prabowo meninjau stan inovasi pertanian di Lanud Abdulrachman Saleh, Malang.
Dalam kesempatan itu, Rizal menegaskan bahwa swasembada pangan tidak bisa diwujudkan sendiri oleh satu institusi. Butuh kolaborasi semua pihak.
"Panen Raya Serentak ini menunjukkan bahwa kolaborasi merupakan fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan nasional," kata Rizal dalam keterangan resmi, Jumat (17/7/2026).
Penyerapan Capai 84 Persen, Stok CBP 5,2 Juta Ton
Hingga pertengahan Juli 2026, BULOG telah menyerap setara 3,39 juta ton beras. Angka ini setara 84 persen dari target pengadaan nasional yang dipatok 4 juta ton pada tahun ini. Penyerapan masih berlangsung seiring musim panen di sejumlah daerah.
Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola BULOG kini mencapai 5,2 juta ton. Jumlah itu menjadi modal penting menjaga stabilitas harga dan pasokan di pasar.
TNI Bagi Tugas: AD Garap Padi, AL Kedelai, AU Tebu
Program ketahanan pangan yang dijalankan TNI dalam panen raya ini dibagi sesuai matra. TNI Angkatan Darat fokus pada budidaya padi, TNI Angkatan Laut mengembangkan kedelai, sedangkan TNI Angkatan Udara mendorong produksi tebu. Kolaborasi ini bagian dari strategi hilirisasi sektor pertanian.
BULOG, sebagai pengelola Cadangan Pangan Pemerintah, terus memperluas sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, kementerian, lembaga, dan petani. Tujuannya: memastikan hasil panen terserap maksimal, harga stabil, dan pasokan nasional terjaga.
Optimisme Swasembada Berkelanjutan
Rizal optimistis sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, TNI, BUMN, dan petani akan memperkokoh ketahanan pangan Indonesia.
"Dengan kolaborasi yang semakin solid, kami yakin Indonesia mampu membangun sistem pangan yang lebih tangguh, meningkatkan kesejahteraan petani, serta memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi secara berkelanjutan," ujar Rizal.
Momentum panen raya serentak ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya mulai membuahkan hasil nyata. Dengan stok CBP 5,2 juta ton dan serapan yang terus berjalan, BULOG optimistis target pengadaan 4 juta ton tahun ini bisa terlampaui.