Pencarian

5 Karya UMKM Banyumas Tampil di CRM Award Jateng 2026, PCM Ajibarang Masuk 10 Finalis Cabang Unggulan

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 22:13:01 WIB
5 Karya UMKM Banyumas Tampil di CRM Award Jateng 2026, PCM Ajibarang Masuk 10 Finalis Cabang Unggulan
PCM Ajibarang menampilkan lima produk unggulan UMKM pada expo CRM Award Jateng 2026 di Jepara.

JEPARA — PCM Ajibarang memberangkatkan 11 perwakilan ke Jepara, terdiri dari pengurus cabang, kepala amal usaha Muhammadiyah (AUM), guru, hingga pengelola amal usaha. Mereka datang tidak hanya untuk bersaing, tetapi juga mengisi stan expo Produk Unggulan Muhammadiyah se-Jateng bersama Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting PDM Banyumas.

Keikutsertaan dalam ajang bergengsi tingkat provinsi ini menjadi bukti bahwa penguatan di tingkat ranting dan pemberdayaan AUM mampu membawa nama Muhammadiyah dari daerah ke panggung yang lebih luas.

Lima Produk Lokal yang Dibawa ke Panggung Provinsi

Stand expo PCM Ajibarang menampilkan beragam inovasi dan produk kewirausahaan yang berasal dari sekolah, masjid, dan ibu-ibu Aisyiyah di Banyumas Barat. Kelima produk tersebut adalah:

  • Mesin Pencacah Kedelai — karya siswa dan guru SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang, inovasi vokasi untuk menjawab kebutuhan UMKM pangan dan pakan.
  • Pelet Ikan, Jenang Banyumasan, dan Mendoan Tempe — produk kewirausahaan dari MI Muhammadiyah Ajibarang (Mahadia) yang dikemas modern.
  • Melon Golden Aroma — hasil pemberdayaan jamaah Masjid Sabilul Muttaqin PRM Pecikalan, PCM Wangon.
  • 8 Produk UMKM — dari PRA Singasari Karanglewas, seperti Kripik Jaher, Ampyang Ketan, dan Krupuk Bantal Manglengsari Pedas.

Ranting sebagai Akar, AUM sebagai Lokomotif Ekonomi

Masuknya PCM Ajibarang ke jajaran 10 besar Cabang Unggulan se-Jateng bukanlah hasil yang instan. Wakil Ketua PCM Ajibarang, Ratwo Ahmad, menegaskan bahwa capaian ini merupakan buah dari penguatan struktur di tingkat bawah yang dilakukan konsisten.

"Kalau akarnya kuat, batangnya akan kokoh. Ranting itu akar. AUM itu daun dan buahnya. Jepara ini bukti bahwa keduanya harus jalan bersama," tegasnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua PCM Ajibarang, Ichnathan Riva'i, menyebut kehadiran mereka di Jepara adalah bentuk amanah untuk mewakili PDM Banyumas. "Kami datang untuk menunjukkan: Muhammadiyah Ajibarang itu hidup. Hidup di AUM, hidup di sekolah dan madrasah, hidup di ranting," ujarnya.

Vokasi dan Kewirausahaan sebagai Solusi Umat

Kebanggaan tersendiri disampaikan Budi Krisnandi, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Ajibarang. Mesin pencacah kedelai buatan siswa-siswinya berhasil menarik perhatian pengunjung expo karena fungsinya yang aplikatif bagi pelaku usaha kecil.

"Kami ingin SMK Muhammadiyah jadi solusi. Jadi lokomotif ekonomi umat. Dari desa untuk Jawa Tengah," kata Budi.

Sementara itu, Welas Rarasati, Kepala MI Muhammadiyah Ajibarang, menilai ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang silaturahmi dan penguatan jaringan antar sekolah Muhammadiyah se-Jawa Tengah. "Subhanallah. Ini dakwah berkemajuan. Kami bertemu Muhammadiyah se-Jateng. Saling menguatkan. Pesannya satu: kamu tidak sendiri," ungkapnya.

Menanti Pengumuman Duta Jawa Tengah ke Tingkat Nasional

CRM Award Jateng 2026 mempertemukan 10 cabang unggulan, 9 ranting unggulan, 6 masjid unggulan, dan 50 stand expo dari 35 PDM se-Jawa Tengah. Dewan juri akan memilih satu cabang terbaik dari 10 finalis tersebut untuk menjadi Duta Jawa Tengah ke tingkat nasional.

Dengan semangat "Dari Desa untuk Jawa Tengah: Terus Bergerak!", PCM Ajibarang pulang dari Jepara membawa lebih dari sekadar pengakuan. Mereka membawa pesan bahwa dari Banyumas Barat, Muhammadiyah terus bergerak untuk umat dan bangsa.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suaraaisyiyah.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks