KENDAL — Tercatat 71 rumah tinggal hangus dilalap api dari total 195 kebakaran yang terjadi di Kabupaten Kendal hingga Senin, 25 Agustus 2026. Selain rumah, kebakaran juga menghanguskan 19 bangunan campuran, 12 bangunan industri, dua bangunan umum, dan 11 kendaraan.
Kebakaran lahan berupa rumput, ilalang, sampah, dan hutan menyumbang 68 kejadian, sementara 12 kejadian lainnya masuk kategori kebakaran tidak terklasifikasi.
Korsleting Listrik dan Kompor Mendominasi Penyebab Kebakaran
Kasie Teknik dan Peralatan Satpol PP dan Damkar Kendal, Jonny Rajendra, menyebutkan arus listrik menjadi faktor utama dengan 67 kejadian. Kompor menyusul di posisi kedua dengan 28 kejadian, disusul faktor lainnya sebanyak 58 kejadian.
"Penyebab tidak diketahui 37 kejadian, rokok empat kejadian, lampu tempel satu kejadian dan kejadian lainnya belum diketahui penyebabnya," terang Jonny kepada awak media.
Kabel Usang dan Sambungan Listrik Berlebih Jadi Temuan di Lapangan
Plt Kabid Damkar Kendal, Yenti Hariyani, mengungkapkan bahwa kondisi kabel yang sudah usang kerap ditemukan di lokasi kebakaran. Penggunaan sambungan listrik berlebihan dan perangkat elektronik yang ditinggalkan tanpa pengawasan juga menjadi faktor yang sering dijumpai petugas.
"Selain itu, penggunaan kompor yang tidak diawasi juga masih menjadi penyebab kebakaran yang cukup tinggi. Sementara faktor kelalaian manusia, seperti membuang puntung rokok sembarangan atau meninggalkan sumber api tanpa pengawasan, juga menyumbang angka kejadian kebakaran di Kabupaten Kendal," terang Yenti.
Warga Diimbau Tidak Bakar Lahan Saat Musim Kemarau
Yenti menegaskan bahwa cuaca panas dan kering membuat risiko kebakaran meningkat signifikan. Masyarakat diminta menghindari aktivitas membakar sampah, rumput, maupun lahan secara sembarangan selama musim kemarau berlangsung.
"Musim kemarau membuat risiko kebakaran semakin tinggi. Karena itu masyarakat harus lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan instalasi listrik, kompor, maupun aktivitas yang berpotensi memicu api," ujarnya.
Nomor Darurat Damkar Kendal: WhatsApp dan Call Center 112
Pihak damkar mengajak warga untuk segera melapor apabila menemukan kejadian kebakaran maupun kondisi darurat lainnya. Layanan pengaduan dapat diakses melalui nomor WhatsApp 0294-382913 maupun Call Center 112 yang siaga melayani masyarakat.
"Dengan tingginya angka kejadian kebakaran, kami berharap kesadaran masyarakat dalam menerapkan langkah-langkah pencegahan menjadi kunci utama untuk mengurangi risiko kebakaran dan meminimalkan kerugian yang ditimbulkan," pungkas Yenti.