Pencarian

Pramuka Purworejo Kawal Estafet Tunas Kelapa 2026, 61 Anggota Tempuh 17 Kilometer ke Wonosobo

Sabtu, 05 September 2026 • 14:01:02 WIB
Pramuka Purworejo Kawal Estafet Tunas Kelapa 2026, 61 Anggota Tempuh 17 Kilometer ke Wonosobo
Anggota Pramuka Kwarcab Purworejo mengikuti Estafet Tunas Kelapa 2026 di Kutoarjo, Sabtu (5/9/2026).

KUTOARJO — Rangkaian Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah Jawa Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Purworejo berlangsung Sabtu (5/9/2026). Puluhan anggota Pramuka berjalan kaki membawa obor semangat keberlanjutan dari depan Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo menuju Lapangan Teges Wetan, Wonosobo.

Perjalanan sejauh 17 kilometer itu terbagi dalam beberapa etape dengan melibatkan pasukan inti sebanyak 61 anggota Pramuka putra dan putri. Mereka disertai peserta penggembira yang mengikuti dari belakang barisan inti.

Bukan Sekadar Jalan Kaki, Ada Filosofi Regenerasi

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Purworejo masa bakti 2023–2028, Wasit Diono, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar arak-arakan seremonial. ETK dimaknai sebagai proses estafet perjuangan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

“Estafet ini mempunyai nilai penting untuk membentuk kepribadian, kedisiplinan, rasa tanggung jawab dan kegotongroyongan,” kata Wasit.

Ia menjelaskan apa yang dibangun generasi saat ini diharapkan dapat diteruskan dan dikembangkan oleh generasi muda berikutnya. Kegiatan ini juga menjadi sarana Pramuka berinteraksi langsung dengan masyarakat di sepanjang rute perjalanan.

Empat Etape, Satu Tujuan: Membentuk Mental Tangguh

Pelaksanaan ETK di wilayah Purworejo terbagi dalam sejumlah etape. Etape pertama dimulai dari depan Rumah Dinas Wakil Bupati Purworejo di Kutoarjo, melewati Gunung Tugel menuju Balai Desa Wirun untuk serah terima dengan Kwarran Kemiri.

Etape berikutnya dilanjutkan dari Balai Desa Wirun menuju Pom Bensin Mini Desa Kedunglo. Perjalanan kemudian diteruskan menuju wilayah Bruno sebelum peserta beristirahat di Rest Area Kotak Ombo untuk ibadah dan makan siang.

Sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan kembali diberangkatkan menuju Lapangan Teges Wetan, Wonosobo, sebagai lokasi serah terima antara Kwarcab Purworejo dan Kwarcab Wonosobo.

Pemkab: Keberhasilan Butuh Proses, Bukan Instan

Mewakili Bupati Purworejo, Asisten Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, menyebut konsep estafet memberikan pembelajaran nyata kepada generasi muda. Para peserta tidak langsung mencapai tujuan, tetapi harus melewati sejumlah etape.

“Untuk mencapai sesuatu, harus melalui usaha yang keras dan nyata. Anak-anak kita belajar dari etape satu, dua, tiga dan seterusnya hingga mencapai tujuan,” jelas Budi.

Menurut Budi, kegiatan Pramuka memiliki peran strategis dalam menumbuhkan nasionalisme, kebersamaan, empati serta kepedulian terhadap lingkungan sosial. Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan kepramukaan merupakan bentuk perhatian terhadap pembinaan generasi muda.

Dana Hibah dan Target Jangka Panjang

Pelaksanaan ETK 2026 di Purworejo didukung melalui Dana Hibah Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun 2026. Dukungan ini diharapkan mampu memperkuat kontribusi Pramuka bagi masyarakat.

“Harapannya, Pramuka Purworejo semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat, terutama dalam membentuk generasi muda yang tangguh, mau berusaha keras dan mampu mencapai tujuan yang lebih baik,” tandas Budi.

Mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, ETK Jawa Tengah berlangsung selama 11 hari sejak 30 Agustus hingga 9 September 2026. Semangat “Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan” diteguhkan melalui kedisiplinan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat di sepanjang rute.

Follow semarang24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: purworejo24.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks