Persis Solo Terdegradasi ke Liga 2, Direktur Beri Janji Penuh Air Mata: "Kami Tidak Akan Membiarkan Kalian Sia-Sia"

Penulis: Gunawan Susilo  •  Minggu, 24 Mei 2026 | 15:49:30 WIB
Persis Solo resmi terdegradasi ke Liga 2 setelah kalah head to head dari PSM Makassar.

SOLO — Kepastian pahit harus diterima suporter Persis Solo. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa itu resmi terdegradasi ke Liga 2 musim depan setelah kalah head to head dari PSM Makassar, meski pada laga terakhir sukses membantai Persita Tangerang dengan skor 3-1. Manajemen klub langsung meminta maaf dan berjanji akan menggelar evaluasi besar-besaran.

Kemenangan Tak Cukup Selamatkan Persis Solo

Kemenangan 3-1 atas Persita Tangerang di laga pamungkas Liga 1 tak berarti banyak. Nasib Persis Solo tetap di ujung tanduk karena kalah dalam perbandingan head to head dengan PSM Makassar, pesaing terdekat di papan bawah.

Hasil ini memaksa Persis Solo menerima kenyataan pahit: turun kasta ke Liga 2 setelah beberapa musim berlaga di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Atmosfer duka menyelimuti Stadion Manahan dan para pendukung setianya, Pasoepati.

Isi Pesan Direktur: Janji di Tengah Kepedihan

Di tengah kekecewaan mendalam, Direktur Persis Solo angkat bicara. Ia menyampaikan pesan menyentuh hati melalui pernyataan resmi klub. "Kami tidak akan membiarkan air mata kalian sia-sia," ujarnya, menegaskan setiap tetes kesedihan pendukung akan menjadi bahan bakar untuk bangkit.

Manajemen klub sadar sepenuhnya: hasil ini adalah pukulan telak bagi seluruh keluarga besar Persis Solo. Lebih dari sekadar hasil pertandingan, degradasi ini menjadi cambuk untuk melakukan perubahan fundamental di tubuh tim.

Evaluasi Total: Dari Pemain hingga Manajemen Tim

Pasca pengumuman degradasi, manajemen Persis Solo bergerak cepat. Mereka menjanjikan evaluasi besar-besaran yang tidak hanya menyentuh lini pemain, tetapi juga struktur kepelatihan dan manajemen tim secara keseluruhan. Ini sinyal bahwa klub tidak ingin mengulangi kesalahan yang sama di musim depan.

Langkah pertama: audit menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim. Mulai dari rekrutmen pemain, strategi pelatih, hingga dukungan manajemen di luar lapangan akan menjadi sorotan utama dalam rapat evaluasi internal yang digelar dalam waktu dekat.

Nasib Pasoepati: Antara Kecewa dan Setia

Bagi suporter Persis Solo, Pasoepati, kabar ini tentu menjadi pil pahit yang sulit ditelan. Mereka telah memberikan dukungan penuh sepanjang musim, namun hasil akhir tidak berpihak. Meski demikian, pesan direktur klub diharapkan mampu meredam kekecewaan dan menjaga solidaritas antara tim dengan pendukungnya.

Kini, semua mata tertuju pada langkah konkret manajemen Persis Solo. Janji untuk tidak menyia-nyiakan air mata suporter harus dibuktikan dengan kerja keras membangun tim yang lebih kompetitif untuk kembali ke Liga 1. Perjalanan panjang di kasta kedua pun segera dimulai.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: radarsolo.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top