BOYOLALI — Ratusan warga antre menukarkan kupon untuk mendapatkan semangkuk soto gratis di Festival Soto Nusantara yang berlangsung di kawasan Alun-Alun Boyolali. Event ini menjadi salah satu magnet utama dalam rangkaian peringatan HUT Boyolali ke-179.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali Budi Prasetyaningsih mengatakan, setiap stan soto menyediakan 250 hingga 300 mangkuk untuk pengunjung. Berbagai varian soto Nusantara tersaji, mulai dari soto khas Boyolali, soto Lamongan, soto Sokaraja, soto Kudus, hingga coto Makassar.
"Boyolali sebagai kota kuliner, karena wisata itu kan salah satunya adalah kuliner," ujar perempuan yang akrab disapa Ning itu.
Selain stan soto gratis, festival ini juga diisi puluhan stan UMKM dan ekonomi kreatif. Salah satu pengunjung, Kayla Oryza, warga Karangkepoh Kecamatan Boyolali, menilai harga soto yang dipatok di festival ini masih sangat terjangkau.
"Menurut saya ini festival yang menarik banget ya, soalnya kan dari soto sendiri merupakan salah satu kuliner andalan Boyolali, jadi dengan adanya festival ini jadi salah satu daya tarik Boyolali," ungkapnya.
Bupati Boyolali Agus Irawan berharap festival ini mampu mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Ia juga optimistis event kuliner berskala nasional ini akan menarik lebih banyak wisatawan ke Boyolali.
"Harapannya nanti semua UMKM bergerak tumbuh, untuk bagaimana mendorong Boyolali lebih sejahtera lagi. Hari ini kita Festival Soto, semoga nanti akan banyak wisatawan yang masuk ke Kabupaten Boyolali," harapnya.
Tak hanya kuliner, pengunjung juga dimanjakan dengan panggung hiburan yang menampilkan cooking class dan musik live sejak pagi hingga sore hari. Festival Soto Nusantara direncanakan berlangsung hingga malam hari.