Hands-on Star Wars Galactic Racer: Seru Banget Meski Kamu Bukan Fans Star Wars

Penulis: Faizal Ramadhan  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 07:00:31 WIB
Star Wars: Galactic Racer hadir dengan sensasi balap luar angkasa yang menantang.

JAWA TENGAH — Jangan biarkan label Star Wars membuat Anda ragu. Star Wars: Galactic Racer ternyata punya daya tarik yang solid, bahkan untuk pemain yang tidak terlalu peduli dengan alam semesta Disney ini. Saya berkesempatan menjajal versi demo panjang game ini, dan satu hal yang langsung terasa: sensasi balapnya brutal, mirip Burnout versi luar angkasa.

Tiga Tipe Kendaraan dengan Karakter Berbeda

Game ini menawarkan tiga jenis kendaraan yang masing-masing punya gaya handling unik. Blade adalah kelas menengah yang paling menarik perhatian saya. Kendaraan ini bisa miring hingga nyaris menyusuri lintasan dengan sisi bodi—mirip drifting sepeda motor balap. Konsekuensinya, Anda harus presisi karena area kontak dengan aspal lebih kecil, sehingga risiko menabrak dinding lebih tinggi.

Ada juga Landspeeder yang bentuknya paling mirip mobil konvensional. Tipe ini lebih stabil saat terjadi kontak fisik dengan lawan dan lebih mudah mempertahankan kecepatan. Lalu ada Skimspeeder yang punya keunggulan akselerasi cepat saat keluar dari tikungan tajam.

Sistem Boost: Pilih Aman atau Berani Meledak?

Sistem peningkatan kecepatan di sini tidak main-main. Ada dua jenis boost: Afterburner yang aman dan terisi ulang secara otomatis, serta Ramjet yang lebih kuat tapi berisiko. Menggunakan Ramjet akan memanaskan mesin hingga mencapai titik Redline. Jika dibiarkan terlalu lama di fase itu, kendaraan Anda akan meledak—meskipun Anda tidak menabrak apa pun.

Selain boost, ada mekanik tambahan seperti perisai, kemampuan hacking, dan efek status yang bisa menonaktifkan kemampuan lawan. Sepanjang kampanye, Anda bisa memenangkan komponen upgrade dengan finish di posisi tinggi, lalu memasangnya menggunakan kredit yang dikumpulkan dari hasil balapan.

Lintasan Berubah Drastis Tergantung Planet

Saya sering berganti kendaraan tergantung lokasi balapan. Setiap planet memberikan tantangan berbeda. Lintasan di planet asam memaksa Anda menggunakan perisai agar tidak rusak. Planet es memperpanjang durasi pemakaian Ramjet. Sebaliknya, planet dengan lahar panas mengharuskan Anda sangat berhati-hati dalam menggunakan boost.

Beberapa balapan bahkan punya aturan no-crash—sekali meledak, Anda langsung kalah. Namun sebagian besar memberi Anda tiga kesempatan untuk kembali ke lintasan dengan kecepatan penuh, persis seperti gaya Burnout.

Mode dan Cerita: Ada Jalan Kaki yang Agak Membosankan

Selain kampanye utama, game ini punya Scenario Mode (balap dengan kondisi khusus), Challenge Races, dan Versus untuk mode multiplayer. Kampanye berlatar setelah kekalahan Kekaisaran, saat Republik Baru mengambil alih. Anda bermain sebagai pilot misterius bernama Shade yang mengenakan helm.

Sayangnya, setiap balapan diawali dan diakhiri dengan adegan berjalan kaki dari pesawat ke garasi. Adegan ini berulang terus dan terasa membuang waktu. Saya berharap ada tombol "skip to next race" karena variasi lokasinya tetap sama dari awal hingga akhir.

Star Wars: Galactic Racer akan tersedia mulai 6 Oktober 2025 di PC, PlayStation 5, dan Xbox Series X/S. Game ini layak dicoba, terutama jika Anda penggemar Burnout yang merindukan sensasi tabrakan dan kehancuran spektakuler—tanpa harus jadi fans berat Star Wars sekalipun.

Reporter: Faizal Ramadhan
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top