KUTOARJO — SMK Institut Indonesia (II) Kutoarjo menjadi pusat perhatian pelajar se-Jawa Tengah dan DI Yogyakarta pada Minggu (9/8/2026). Sebanyak 300 pelajar dari berbagai sekolah memadati lokasi untuk mengikuti turnamen esports yang digelar sekolah tersebut bersama Pengkab Esports KONI Purworejo.
Kompetisi ini tidak sekadar ajang adu kemampuan bermain game. Panitia menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang, termasuk beasiswa SPP selama tiga tahun dan seragam gratis bagi pemenang kategori SMP yang melanjutkan pendidikan di SMK II Kutoarjo.
Kepala SMK II Kutoarjo, Shinta Kusumastuti, mengatakan beasiswa tersebut merupakan bentuk dukungan sekolah terhadap perkembangan industri game di Indonesia. Menurutnya, esports kini telah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan secara nasional dan internasional.
“Ini merupakan kegiatan positif untuk meminimalisir aksi tawuran pelajar serta balap liar khususnya di Kabupaten Purworejo,” ujar Shinta dalam sambutannya.
Ia bersyukur antusiasme pelajar sangat tinggi. Termasuk tim dari SMK II sendiri yang turut berkompetisi meski belum berhasil menembus babak semifinal.
Turnamen ini mempertandingkan dua kategori, yakni Garena Youth Championship (GYC) dan Flash Peak. Kedua kategori tersebut ditujukan untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK/MA sederajat.
Untuk kategori GYC, juara pertama diraih SMKN 1 Purworejo, disusul SMA Darul Hikmah Kutoarjo sebagai juara kedua, dan SMK Bawang Banjarnegara di posisi ketiga. Sementara pada kategori Flash Peak, SMAN 2 Purworejo keluar sebagai juara pertama, diikuti SMA Muhammadiyah Purworejo dan SMKN 1 Purworejo.
Kompetisi yang dibuka langsung oleh Bupati Purworejo Yuli Hastuti ini dihadiri pula oleh pengurus KONI Aris Himawan serta perwakilan Pengkab Esports Purworejo. Dalam sambutannya, Bupati berharap event ini bisa menjadi panggung positif bagi pelajar untuk menyalurkan hobi dan bakat mereka.
Aris Himawan yang mewakili Ketua KONI Muhamad Abdullah menambahkan, esports kini bukan lagi sekadar permainan anak-anak. Cabang olahraga ini telah menjadi tren pertandingan yang dilombakan hingga level nasional dan internasional.
Shinta menambahkan, pihaknya berharap even ini bisa menjadi ajang silaturahmi antar-pelajar se-Purworejo. Selain memperebutkan hadiah, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan potensi diri di bidang yang mereka tekuni.