SEMARANG — Tim Banteng Jawa Tengah mengirimkan 25 pemain ke Kejuaraan Sepak Bola Soekarno Cup 2026 di Jawa Timur. Skuad berisi 22 pemain kelahiran 2009 dan tiga pemain senior itu dilepas resmi di Balai Besar Peningkatan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jateng, Semarang, Minggu (9/8).
Laga perdana menanti tim asuhan pelatih Srinanda Yudi Himawan. Jawa Tengah akan berhadapan dengan Banteng DKI Jakarta pada 11 Agustus 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Modal Semifinal Musim Lalu dan Tekad Menembus Final
Target tinggi diusung manajemen. Masan, yang juga Wakil Ketua DPD PDIP Jateng Bidang Pemuda dan Olahraga, menegaskan ambisi timnya kali ini bukan sekadar tampil kompetitif.
“Paling tidak kita harus melebihi pencapaian tahun lalu, dan besar harapan kita bisa tampil hingga final,” ujar Masan saat melepas tim.
Pencapaian musim lalu menjadi modal berharga. Pada Soekarno Cup sebelumnya, Jawa Tengah sukses melaju hingga babak semifinal sebelum akhirnya dihentikan tuan rumah Jawa Timur.
Grup D Berat: Papua, DKI Jakarta, dan Jambi Menanti
Perjalanan Tim Banteng Jateng di fase penyisihan tidak mudah. Mereka tergabung di Grup D bersama Papua, Jambi, dan DKI Jakarta. Seluruh laga penyisihan akan digelar di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik.
Asisten Manajer Tim Banteng Jateng, Bagus Suryokusumo, meminta para pemain tidak meremehkan satu pun lawan. Ia menyebut Papua dan DKI Jakarta sebagai gudang pemain berkualitas yang patut diwaspadai.
“Di situ ada Papua, DKI Jakarta yang siapapun tahu gudangnya pemain,” kata Bagus yang juga anggota DPRD Jateng.
Persiapan 2,5 Bulan di Salatiga dan Gangguan Piala Soeratin
Persiapan tim berjalan sekitar 2,5 bulan di Salatiga. Namun, proses tersebut sempat terganggu oleh bergulirnya kompetisi Piala Soeratin Jateng U-17 2026 yang berbarengan dengan masa pemusatan latihan.
“Ini kan kompetisi untuk pemain U-17 plus tiga pemain senior. Sehingga, pemain yang kebetulan berada di klub yang berbeda-beda kembali ke klub untuk tampil di Piala Soeratin,” jelas Bagus.
Meski demikian, Bagus optimistis dengan kesiapan fisik dan mental para pemain. Ia menilai tren permainan tim terus meningkat selama uji coba dan internal game. “Saya lihat semangat anak-anak cukup luar biasa,” ujarnya.
Target Bertahap: Lolos Penyisihan Hingga Peluang Juara
Bagus menekankan pentingnya menjalani turnamen ini secara bertahap. Ia ingin fokus tim tidak terpecah pada target jangka panjang sebelum memastikan langkah dari fase grup.
“Saya ingin anak-anak menjalani semua target secara bertahap, mulai dari penyisihan, 8 besar, 4 besar, dan jika ada kesempatan juara,” kata Bagus.
Selain Masan dan Bagus, Tim Banteng Jateng juga mengandalkan pelatih Srinanda Yudi Himawan. Pelatih yang akrab disapa Mas Nanda itu sebelumnya sukses membawa Hati Beriman FC U-17 meraih sejumlah gelar juara di Jawa Tengah. Tiga pemain senior yang dibawa untuk memperkuat skuad adalah Moreno, Prasetyo, dan Dani.