Atlet Para-Bulu Tangkis Jepara Fannie Alicha Bidik Emas Peparprov Jateng 2026 Usai Perunggu Dubai

Penulis: Hendra Wijaya  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 08:46:31 WIB
Atlet para-bulu tangkis Jepara Fannie Alicha menargetkan medali emas Peparprov Jateng 2026 setelah meraih perunggu di Dubai.

JEPARA — Fannie menyampaikan target emas itu saat ditemui usai seremoni pelepasan kontingen Jepara di Pendopo Kartini, Sabtu (10/10/2026) malam. Persiapan menuju Peparprov ditempuh lewat program Jangka Panjang Atlet Potensial (PJPAP) National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah di Solo. Latihan rutin dijalani enam hari sepekan, Senin hingga Sabtu.

Dispensasi Sekolah demi Bagi Waktu Latihan

Di tengah padatnya jadwal, Fannie tetap menjalankan kewajiban sebagai pelajar. Ia mendapat dispensasi waktu sekolah hingga pukul 12.00 agar bisa membagi waktu antara pendidikan dan latihan.

"Untuk sekolahnya itu tetap sekolah, cuma dikasih dispensasi sampai jam 12.00," ujarnya.

NPCI Jepara Soroti Persoalan Aksesibilitas Atlet

Ketua NPCI Kabupaten Jepara, Asrori, menyebut Fannie sebagai salah satu atlet unggulan Jepara, khususnya di cabang para-bulu tangkis. Meski demikian, ia mengungkapkan perjuangan atlet paralimpik tidak hanya soal kemampuan dan intensitas latihan, tetapi juga aksesibilitas.

"Yang paling berat ya karena kita paralimpik itu di aksesibilitas. Karena atlet seperti tunanetra, tunagrahita itu kan tidak bisa berangkat sendiri," kata Asrori.

Sejumlah atlet membutuhkan pendampingan keluarga atau orang terdekat agar bisa mengikuti latihan rutin. Jadwal latihan sendiri berlangsung pukul 14.00 hingga 16.00.

"Jadi harus ada orang terdekat yang mengantarkan untuk kontinu latihan," ujarnya.

Aturan Satu Nomor per Atlet Unggulan Dinilai Batasi Perolehan Medali

Asrori juga menyoroti aturan Peparprov yang membatasi setiap atlet unggulan hanya tampil pada satu nomor pertandingan. Ketentuan itu, menurut dia, memengaruhi peluang kontingen Jepara menambah perolehan medali.

"Padahal kalau kita bisa lebih dua nomor atau tiga nomor, ya kita mungkin bisa lebih banyak," tuturnya.

Pada Peparprov sebelumnya di Pati, kontingen Jepara menempati peringkat ke-11 dengan raihan empat medali emas. Tahun ini, NPCI Jepara menargetkan tembus 10 besar dan membawa pulang tujuh medali emas.

16 Atlet Jepara Berlaga di 16 Nomor Peparprov

Ketua Kontingen Jepara, Ary Bachtiar, menyampaikan kontingen Peparprov terdiri atas 26 orang, meliputi 16 atlet, lima pelatih, dan lima ofisial. Mereka akan berlaga pada 16 nomor pertandingan.

Jepara juga mengirimkan kontingen untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026. Kontingen tersebut berjumlah 367 orang, terdiri atas 262 atlet, 65 pelatih, dan 40 ofisial.

Para atlet Porprov akan bertanding pada 225 nomor dari 40 cabang olahraga. Porprov Jateng XVII dijadwalkan berlangsung 25–31 Oktober 2026 di wilayah Semarang Raya, dengan tambahan lokasi pertandingan di Kabupaten Blora dan Kota Surakarta.

Target 50 Emas Porprov Disusun dari Hasil Monitoring KONI

Ary menjelaskan target 50 medali emas pada Porprov ditetapkan berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi tim KONI Jepara. Persiapan atlet dilakukan melalui Pusat Pelatihan Kabupaten selama tiga bulan, dilanjutkan pelatihan terpusat atau training center selama 17 hari.

Ketua KONI Kabupaten Jepara, Miftah Arifin, menegaskan pihaknya siap mengawal perjuangan para atlet. Seluruh atlet yang diberangkatkan telah melalui proses persiapan dan evaluasi.

"Kami optimistis kontingen Jepara mampu bersaing dan berjuang meraih target 50 medali emas," ujarnya.

Miftah menambahkan prestasi atlet tidak semata-mata diukur dari jumlah medali, tetapi juga kemampuan membawa nama baik daerah melalui semangat juang dan sportivitas.

"Kami ingin para atlet tidak hanya membawa pulang medali, tetapi juga mengharumkan nama Kabupaten Jepara melalui prestasi dan sportivitas," imbuhnya.

Pemkab Jepara Siapkan Bonus Emas, Besaran Masih Dihitung

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan kontingen Porprov Jepara menargetkan posisi keempat pada ajang tahun ini. Pemerintah Kabupaten Jepara juga mengupayakan pemberian bonus bagi atlet yang meraih medali emas sesuai target kontingen.

"Kalau bisa tercapai, kita upayakan naik," ujarnya.

Menurut Witiarso, besaran kenaikan bonus masih akan dihitung bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan dibahas dengan pimpinan DPRD. Ia berharap dukungan tersebut menambah motivasi para atlet meraih prestasi.

Bupati juga meminta para ketua cabang olahraga mendampingi atlet selama persiapan dan pelaksanaan pertandingan. Pemkab Jepara, lanjut dia, akan terus mendukung perjuangan para atlet yang membawa nama daerah di tingkat provinsi.

Reporter: Hendra Wijaya
Sumber: infojateng.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top