KARANGANYAR — Kedatangan Thomas diterima Ketua Tim Penjaringan Calon Ketua Peradi Karanganyar Ign Hery Hendro Harjono, S.H., bersama anggota tim penjaringan Ismu Riyanto, S.H. Berkas pendaftaran langsung diperiksa tim penjaringan sebagai bagian dari tahapan Muscab.
Thomas menyatakan keputusannya maju bukan untuk mengejar prestise. Ia mengaku terdorong oleh keinginan mengabdi dan memberikan pelayanan kepada anggota maupun warga Karanganyar.
“Saya merasa terpanggil. Ini bukan untuk prestise atau gagah-gagahan, ini sebuah panggilan pelayanan,” kata Thomas kepada wartawan.
Semangat Kebersamaan Jadi Fondasi Kepemimpinan
Menurut Thomas, kebersamaan menjadi hal penting dalam membangun organisasi advokat. Ia berharap kepemimpinan yang berorientasi pelayanan membuat Peradi memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.
“Melalui kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan, saya berharap keberadaan Peradi dapat memberikan manfaat nyata, baik bagi para anggota maupun masyarakat Karanganyar,” tegasnya.
Muscab Peradi Karanganyar bukan hanya ajang pemilihan ketua baru. Forum itu juga menjadi tempat penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus DPC periode sebelumnya.
Agenda Muscab: Laporan Pengurus dan Arah Baru Peradi
Melalui forum tersebut, anggota Peradi diharapkan menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan. Dua hal yang disorot: memperkuat kebersamaan dan meningkatkan peran advokat dalam pelayanan hukum kepada masyarakat.
Pendaftaran Thomas menjadi langkah awal rangkaian pemilihan Ketua DPC Peradi Karanganyar. Muscab pada 31 Oktober 2026 akan menjadi penentu apakah advokat muda itu melaju tanpa lawan atau menghadapi kandidat lain dalam penjaringan.
Tim penjaringan belum merinci berapa lama masa pendaftaran dibuka. Anggota Peradi Karanganyar menantikan apakah akan ada calon lain yang menyusul sebelum batas waktu penyerahan berkas.