Kota Semarang Juara Umum Angkat Besi Porprov Jateng 2026 dengan 5 Emas, 4 dari Atlet Putri

Penulis: Gunawan Susilo  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:16:01 WIB
Atlet putri Kota Semarang mendominasi perolehan emas angkat besi Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan empat dari lima emas kontingen.

SEMARANG — Kontingen Kota Semarang menutup pertandingan angkat besi Porprov XVII Jawa Tengah 2026 sebagai juara umum. Dari lima emas yang dikumpulkan, empat di antaranya disumbangkan atlet putri, komposisi yang jarang muncul di cabor ini.

Anis Nur Romadoni memastikan emas kelima Kota Semarang lewat angkatan snatch 80 kilogram dan clean and jerk 102 kilogram. Atlet alumni Universitas Semarang itu tampil di kelas 77+ kilogram putri pada hari ketiga pertandingan.

Bagi Anis, medali tersebut menjadi emas keduanya sepanjang keikutsertaan di Porprov Jateng setelah prestasi serupa pada 2023.

Empat Emas Pertama Datang dari Sifah hingga Dyah Ayu

Sebelum Anis turun, Kota Semarang sudah mengamankan empat emas melalui Sifah Az-Zahra, Nikolas Destian Prayuda, Ifah Romadian, dan Dyah Ayu Permatasari. Nama terakhir melengkapi dominasi atlet putri di sebagian besar nomor yang dimenangkan kontingen ini.

Ketua Pengkot Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Kota Semarang, Iskandar, menyebut lonjakan capaian itu sebagai lompatan dibanding Porprov sebelumnya. Di Pati Raya, Kota Semarang hanya membawa pulang dua emas.

"Kalau dibandingkan dengan Porprov kemarin, kita hanya mendapatkan dua medali emas. Sekarang bisa meraih lima emas," ujarnya seusai pertandingan.

Fasilitas Terbatas dan Mental Atlet Jadi PR Pembinaan

Iskandar tidak menutup mata pada persoalan yang masih mengganjal. Keterbatasan fasilitas latihan dan kebutuhan penguatan mental atlet disebutnya sebagai dua tantangan utama pembinaan di Kota Semarang.

Untuk menutup celah itu, PABSI Kota Semarang merangkul sekolah-sekolah sebagai pintu sosialisasi. Atlet senior juga didorong ikut mendampingi atlet muda, berperan sebagai teman latihan sekaligus pembimbing di luar sesi resmi.

"Kita selalu memotivasi agar pembibitan tidak berhenti. Kita berupaya mencari solusi, antara lain merangkul sekolah-sekolah untuk sosialisasi. Atlet senior juga kita dorong membantu pembinaan, menjadi teman latihan sekaligus mendampingi atlet muda," tuturnya.

Blora dan Grobogan di Bawah Semarang, Jepara Catat Emas lewat Puguh

Di klasemen akhir, Kabupaten Blora menempati posisi kedua dengan tiga emas, satu perak, dan tiga perunggu. Kabupaten Grobogan menyusul di peringkat ketiga dengan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu.

Jepara mencatat prestasi lewat Puguh Prasetyo di kelas 110+ kilogram putra. Puguh membukukan angkatan snatch 125 kilogram dan clean and jerk 150 kilogram.

Sebelum membela Jepara, Puguh pernah meraih emas bersama Blora pada Porprov 2018 dan perak pada 2023. Perpindahan daerah itu menambah warna persaingan di nomor kelas berat putra.

Pertandingan angkat besi Porprov XVII Jawa Tengah 2026 berlangsung tiga hari di Gedung Graha Sari, Gayamsari. Bagi Kota Semarang, raihan lima emas menjadi modal pembinaan menuju kompetisi berikutnya, dengan pekerjaan rumah fasilitas dan regenerasi atlet yang masih menunggu.

Reporter: Gunawan Susilo
Sumber: jatengnews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top