Pencarian

FIFA Terapkan Patch Khusus Debutant di Piala Dunia 2026 untuk Koleksi Kartu

Senin, 11 Mei 2026 • 00:38:01 WIB
FIFA Terapkan Patch Khusus Debutant di Piala Dunia 2026 untuk Koleksi Kartu
Patch khusus debutan di Piala Dunia 2026 akan menjadi koleksi kartu perdagangan eksklusif dari FIFA dan Fanatics.

Penggemar memorabilia sepak bola akan mendapatkan koleksi unik melalui kerja sama lisensi terbaru FIFA dengan Fanatics untuk Piala Dunia 2026. Setiap pemain yang melakoni debut di turnamen tersebut bakal mengenakan patch khusus pada jersey mereka yang nantinya dikonversi menjadi kartu perdagangan eksklusif Topps.

Inovasi ini menandai pergeseran besar dalam industri barang koleksi sepak bola dunia. FIFA resmi menggandeng Fanatics sebagai mitra kartu perdagangan dan stiker, menggantikan posisi Panini yang telah lama menjadi pemegang lisensi. Meski kesepakatan penuh baru berjalan pada 2031, proyek debut patch ini akan dimulai sejak putaran final Piala Dunia 2026 dan 2030.

Mekanisme Transformasi Patch Jersey Menjadi Kartu Topps

Proses pembuatan kartu ini melibatkan prosedur teknis yang spesifik selama pertandingan berlangsung. Setiap tim nasional akan dibekali stok patch debut yang ditempelkan pada bagian dada kanan atas jersey pemain menggunakan perekat khusus sebelum mereka turun ke lapangan untuk pertama kalinya di ajang Piala Dunia.

Segera setelah peluit panjang berbunyi, patch tersebut dilepas dari jersey pemain dan ditempelkan pada kartu perdagangan unik. Kartu-kartu ini kemudian dikirim ke Topps untuk dimasukkan secara acak ke dalam kotak hobi (hobby box) Topps Chrome MLS yang dijual dengan harga sekitar 120 dolar AS atau setara Rp1,9 juta.

  • Setiap kotak hobi berisi 21 paket, dengan masing-masing paket berisi empat kartu.
  • Terdapat dua kartu tanda tangan unik dalam setiap kotak lengkap.
  • Patch yang digunakan bersifat autentik karena pernah menempel di jersey saat pertandingan resmi.

Adopsi Sistem Major League Soccer ke Panggung Dunia

FIFA mengadopsi sistem ini setelah melihat kesuksesan implementasinya di Major League Soccer (MLS) pada 2024. Mengingat MLS juga memiliki perjanjian lisensi dengan Fanatics, mekanisme yang akan digunakan pada Piala Dunia 2026 diprediksi akan sangat serupa, termasuk potensi adanya tanda tangan langsung dari pemain pada kartu tersebut.

Langkah ini diperkirakan akan menghasilkan lebih dari 600 kartu debut unik pada turnamen mendatang. Karena kontrak utama Fanatics baru dimulai secara resmi pada 2031, koleksi dari Piala Dunia 2026 dan 2030 akan disimpan sebagai stok besar untuk menciptakan set koleksi Piala Dunia yang sangat langka di masa depan.

Erling Haaland dan Lamine Yamal Masuk Daftar Incaran Kolektor

Sejumlah bintang besar dipastikan akan mengenakan patch ini karena belum pernah mencicipi atmosfer Piala Dunia. Nama-nama seperti Erling Haaland (Norwegia) dan Lamine Yamal (Spanyol) menjadi sosok yang paling dinantikan kartu debutnya oleh para kolektor global. Seluruh skuad Skotlandia juga akan mengenakan patch ini mengingat status mereka sebagai tim yang kembali setelah absen panjang.

Selain pemain bintang, turnamen mendatang akan diramaikan oleh tim-tim debutan seperti Yordania, Uzbekistan, Curacao, dan Tanjung Verde. Beberapa negara lain juga menandai kembalinya mereka setelah lebih dari satu dekade, seperti Aljazair, Pantai Gading, dan Bosnia-Herzegovina, yang hampir seluruh anggota skuadnya akan berstatus sebagai debutan di putaran final.

Negara-negara seperti Austria, Republik Ceko, Irak, Selandia Baru, hingga Turki juga kembali masuk dalam peta persaingan setelah absen cukup lama. Kehadiran para pemain dari negara-negara ini dipastikan bakal menambah volume produksi kartu koleksi debut patch yang diprediksi akan memiliki nilai investasi tinggi di pasar sekunder.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks