Pencarian

Pochettino Buka Suara soal Sindiran Guardiola: Sebut Tottenham Tim Harry Kane, Tersingkir Tanpa Sang Striker

Selasa, 26 Mei 2026 • 04:41:01 WIB
Pochettino Buka Suara soal Sindiran Guardiola: Sebut Tottenham Tim Harry Kane, Tersingkir Tanpa Sang Striker
Pochettino menanggapi sindiran Guardiola yang menyebut Tottenham sebagai tim Harry Kane.

JAWA TENGAH — Momen itu terjadi di perempat final leg kedua yang berlangsung di Etihad Stadium. Tottenham kalah 3-4 pada laga tersebut, namun unggul agregat gol tandang setelah menang 1-0 di leg pertama. Yang membuat kemenangan ini terasa lebih manis: Harry Kane absen karena cedera ankle yang ia derita di laga sebelumnya.

Motivasi dari Sindiran Guardiola

"Guardiola sempat menggambarkan Tottenham sebagai 'tim Harry Kane'. Itu tidak enak di telinga kami karena seolah meremehkan kerja keras seluruh tim," ujar Pochettino dalam wawancara dengan FourFourTwo.

"Bermain di leg kedua tanpa Kane dan berhasil mengeliminasi City punya nilai yang sangat besar buat kami."

Tanpa sang kapten dan pencetak gol utama, Tottenham justru tampil trengginas. Son Heung-min mencetak dua gol, sementara Fernando Llorente memastikan gol krusial yang membawa Spurs lolos ke semifinal.

Lucas Moura: Puncak dari Perjalanan Dramatis

Pochettino menyebut laga melawan Ajax di semifinal sebagai salah satu malam terbaik dalam kariernya. Hat-trick Lucas Moura di menit-menit akhir menjadi penentu lolosnya Tottenham ke final.

"Tapi tanpa kemenangan atas City, kami tak akan pernah sampai ke semifinal itu," tegas pelatih asal Argentina tersebut.

Perjalanan Tottenham di Liga Champions musim itu dimulai dengan kemenangan mudah atas Borussia Dortmund di babak 16 besar. Setelah menaklukkan City dan Ajax, mereka harus mengakui keunggulan Liverpool di partai puncak.

Penalti Kontroversial di Final Madrid

Di final yang digelar di Wanda Metropolitano, Madrid, Tottenham harus mengakui keunggulan Liverpool 0-2. Gol cepat Mohamed Salah dari titik putih di menit kedua dan gol Divock Origi di penghujung laga memupus mimpi Spurs meraih gelar Eropa pertama.

Pochettino masih menyimpan rasa kecewa terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti setelah handball Moussa Sissoko. "Handball seperti itu tidak akan dihadiahi penalti di era sekarang. Keputusan itu mengubah jalannya pertandingan karena membuat kami tertinggal sangat awal," ujarnya.

Bagikan
Sumber: fourfourtwo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks