JAWA TENGAH — Jerman langsung tancap gas sejak menit awal. Felix Nmecha menjadi aktor pembuka dengan gol cepat pada menit 5:17, hasil kerja sama apik bersama Florian Wirtz. Gol tersebut tercatat sebagai gol debut tercepat pemain Jerman di Piala Dunia sejak Philipp Lahm mencetak gol pada menit 5:08 saat melawan Kosta Rika pada edisi 2006.
Gol Balasan Curacao Hanya Kejutan Sesaat
Curacao sempat memberikan kejutan. Livano Comenencia sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1, membuat publik Dallas Stadium terdiam. Namun, perlawanan tim debutan itu tidak bertahan lama.
Nico Schlotterbeck dan Kai Havertz membawa Jerman unggul 3-1 saat turun minum. Dominasi absolut di babak pertama dibuktikan dengan 16 tembakan yang dilepaskan anak asuh Julian Nagelsmann -- jumlah terbanyak oleh sebuah tim di babak pertama Piala Dunia sejak Pantai Gading pada 2006.
Empat Fakta Unik di Balik Pesta Tujuh Gol
Kemenangan telak ini menyimpan sejumlah catatan bersejarah. Pertama, rentetan 10 kemenangan beruntun Jerman di semua kompetisi hanya kalah dari rekor 12 kemenangan beruntun yang pernah mereka buat pada periode 1979 hingga 1980.
Kedua, selain Nmecha dan Schlotterbeck, gol Jerman juga dicetak oleh Havertz (dua gol), Jamal Musiala, Nathaniel Brown, dan Deniz Undav. Ketiga, bagi Curacao, kekalahan 1-7 ini menjadi kekalahan terbesar yang dialami tim debutan di Piala Dunia sejak Hungaria kalah 0-9 dari Korea Selatan pada edisi 1954.
Keempat, intensitas serangan Jerman di babak pertama menunjukkan betapa siapnya tim ini sebagai kandidat juara. Sebanyak 16 tembakan dalam 45 menit menjadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan mereka di Grup E selanjutnya.